Jogja

Gunungkidul Perkuat Pengembangan Petani Muda Lewat Program YESS-SI

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Gunungkidul Perkuat Pengembangan Petani Muda Lewat Program YESS-SI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GUNUNGKIDUL, Jatim Mandiri – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memperkuat upaya regenerasi petani dengan mendorong pengembangan kewirausahaan generasi muda melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS-SI). Program yang menggandeng Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YOMA) tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada 2027 hingga 2029.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan Gunungkidul menjadi salah satu dari 15 kabupaten di Indonesia yang terpilih untuk menjalankan program nasional tersebut. YESS-SI merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Italia.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menurut Endah, program tersebut menjadi peluang strategis untuk membuka lapangan kerja sekaligus mendorong anak muda di perdesaan agar melihat sektor pertanian sebagai bidang usaha yang menjanjikan.

“Program ini salah satu tujuannya memperluas kesempatan kerja dan kewirausahaan bagi pemuda perdesaan,” ujarnya.

Ia menyebut persoalan regenerasi petani tidak bisa dilepaskan dari upaya menekan angka pengangguran. Karena itu, pemuda Gunungkidul didorong tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi mampu mengelola potensi pertanian yang ada di wilayahnya.

“Kami mendorong anak muda agar menerapkan prinsip ‘menanam apa yang dimakan, makan apa yang ditanam, serta menjual apa yang ditanam dan menanam apa yang dijual,” kata Endah.

Menurutnya, kemandirian generasi muda dalam mengelola lahan pertanian juga menjadi bagian dari upaya membangun mental masyarakat agar tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

“Mampu menjadi mandiri dalam mengelola potensi lahan pertanian yang dimiliki,” katanya.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Endah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat menyelaraskan program masing-masing. Sejumlah perangkat daerah yang terlibat antara lain Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Koperasi UMKM, Bappeda, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan.

Baca Juga  Urban Farming di Kota Yogyakarta, Galon Bekas Disulap Jadi Lahan Produktif

Pemkab Gunungkidul juga segera membentuk struktur kelembagaan daerah berupa Tim Koordinasi Distrik atau District Coordination Committee (DCC) yang diketuai Kepala Bappeda. Sementara Tim Pelaksana Distrik atau District Implementation Partnership (DIP) dikoordinasikan Dinas Pertanian dan Pangan.

“Ini komitmen bersama untuk mengawal keberhasilan Program YESS-SI demi mewujudkan pemuda Gunungkidul yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” ujar Endah.

Direktur Polbangtan YOMA R. Hermawan mengatakan YESS-SI akan ditopang empat pilar utama. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas dan kompetensi pemuda melalui pelatihan dan pemagangan, bantuan permodalan melalui hibah kompetitif, pengembangan ekosistem klaster komoditas, serta fasilitasi akses keuangan dan pembiayaan.

“Kemudian pengembangan ekosistem klaster komoditas untuk menjamin keberlanjutan dan kepastian akses pasar; serta fasilitasi akses keuangan dan pembiayaan, termasuk pendampingan proposal usaha dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR),” katanya.

Polbangtan YOMA juga telah menjalankan sejumlah program kolaborasi di Gunungkidul, seperti Magang Berdampak di BPP Semin dan Playen, integrasi pembelajaran serta pengabdian masyarakat di BPP Patuk, hingga pendampingan Kelompok Tani Makmur di Nglipar menuju Desa Mandiri Benih Bawang Merah.

Selain pendampingan, Polbangtan YOMA juga memberikan pelatihan bagi pendamping pertanian berbasis smart farming dan literasi digital. Kesempatan pendidikan turut dibuka melalui beasiswa kuliah gratis 100 persen dari Kementerian Pertanian bagi anak petani dan pemuda daerah yang ingin menempuh pendidikan vokasi di Polbangtan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *