Sumenep, Jatimmandiri.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget terus berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi maritim.
Upaya tersebut diwujudkan melalui keterlibatan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Manajemen Bengkel dan Budaya Kerja Industri di SMKN 1 Kalianget.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) sekaligus sarana memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan sektor transportasi laut.
Dalam FGD tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget memberikan pandangan mengenai pentingnya penerapan standar manajemen bengkel dan budaya kerja industri di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui penerapan prinsip 5S/5R, yakni budaya kerja yang menekankan kerapian, kebersihan, kedisiplinan, efisiensi, dan keselamatan kerja.
Selain budaya kerja industri, KSOP Kalianget juga menekankan pentingnya membangun budaya keselamatan pelayaran sejak bangku sekolah. Hal itu dinilai penting, terutama bagi siswa yang dipersiapkan menjadi tenaga profesional di sektor kemaritiman, termasuk pada kapal penangkap ikan.
Tidak hanya berdiskusi bersama para guru, tim KSOP Kelas IV Kalianget juga meninjau langsung bengkel Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) SMKN 1 Kalianget.
Di lokasi tersebut, para siswa mendapatkan pembelajaran praktik dengan memanfaatkan simulator. Fasilitas itu digunakan untuk mengenali sekaligus mempelajari pengoperasian berbagai perangkat navigasi dan peralatan yang terdapat di anjungan kapal.
Kehadiran KSOP Kalianget juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih serius mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Para siswa didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan penguasaan terhadap perkembangan teknologi perkapalan modern. Selain itu, kedisiplinan juga menjadi hal penting yang harus ditanamkan sejak dini sebagai modal utama seorang pelaut.
Tidak kalah penting, siswa diminta mempersiapkan kondisi fisik, mental, serta kelengkapan administrasi sejak masih berada di bangku sekolah. Persiapan tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja dan meniti karier di atas kapal.
Kepala Kantor KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi generasi muda untuk menjawab kebutuhan sektor transportasi laut.
“Selamat datang kepada seluruh peserta Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang berasal dari SMK maupun masyarakat umum, baik dari Kabupaten Sumenep maupun luar daerah. Semoga pelatihan ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di sektor transportasi laut,” ujar Azwar Anas.
Kutipan tersebut disampaikan Azwar Anas dalam kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Politeknik Pelayaran Surabaya di Sumenep pada Juni 2026. Pernyataan tersebut relevan dengan komitmen KSOP Kalianget dalam mendorong peningkatan kompetensi generasi muda di bidang kemaritiman.
Secara kelembagaan, Azwar Anas tercatat sebagai Kepala Kantor KSOP Kelas IV Kalianget. Hal tersebut juga tercantum dalam dokumen resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
Sinergi antara KSOP Kalianget dan SMKN 1 Kalianget diharapkan dapat terus dikembangkan. Pendidikan vokasi yang ditopang budaya kerja industri, kedisiplinan, penguasaan teknologi, serta pemahaman keselamatan pelayaran menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi pelaut yang profesional dan tangguh.













