Ekbis

KUR Rp82 Triliun Masih Tersedia untuk UMKM hingga Akhir 2026

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

KUR Rp82 Triliun Masih Tersedia untuk UMKM hingga Akhir 2026

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id –  Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih memiliki ruang pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp81,79 triliun hingga akhir 2026. Hingga Agustus, pemerintah telah menyalurkan Rp208,21 triliun atau 71,76 persen dari target tahunan Rp290 triliun.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan realisasi tersebut menunjukkan penyaluran KUR terus berjalan sepanjang tahun. “Untuk KUR di 2026 sampai dengan Agustus sudah 71,76% yaitu Rp 208,21 triliun,” kata Astera saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, dikutip Selasa (8/9).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dengan capaian tersebut, masih terdapat alokasi sekitar Rp81,79 triliun yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM sampai penghujung tahun. Sisa plafon itu menjadi peluang bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mempertahankan maupun mengembangkan kegiatan usahanya.

KUR sendiri diberikan pemerintah dalam beberapa skema sesuai kebutuhan dan skala usaha. Salah satunya KUR Super Mikro dengan plafon akad hingga Rp10 juta dan suku bunga 3 persen flat.

Ada pula KUR Mikro dengan plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta. Jenis pembiayaan ini memiliki suku bunga sekitar 6-9 persen. Baik KUR Super Mikro maupun KUR Mikro tidak mensyaratkan agunan tambahan.

Sementara KUR Kecil ditujukan bagi kebutuhan pembiayaan yang lebih besar, dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta. Suku bunganya berada pada kisaran 6-9 persen dan meningkat secara berjenjang setiap akad. Untuk jenis ini, agunan tambahan dapat diberlakukan sesuai hasil penilaian pihak penyalur KUR.

Selain KUR, pemerintah juga mencatat penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMi) yang menyasar kelompok usaha dengan kebutuhan pembiayaan lebih kecil. Hingga 31 Agustus 2026, pembiayaan UMi telah mencapai Rp8,73 triliun.

Jumlah debitur UMi tercatat mencapai 15,42 juta orang. Komposisinya didominasi perempuan, yakni 98,99 persen, sedangkan debitur laki-laki mencapai 1,01 persen.

Baca Juga  Realisasi PBB Kabupaten Temanggung Baru Capai 38,45 Persen

Besarnya penyaluran KUR dan pembiayaan UMi menunjukkan pembiayaan bersubsidi pemerintah masih menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas akses modal bagi pelaku usaha kecil. Skema tersebut memberikan pilihan pembiayaan berdasarkan besaran kebutuhan usaha, mulai dari pembiayaan ultra mikro hingga KUR dengan plafon mencapai ratusan juta rupiah.

Dengan sisa target KUR sekitar Rp81,79 triliun, penyaluran hingga akhir tahun masih menjadi perhatian pemerintah. Pemanfaatan alokasi tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak UMKM sekaligus mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan usaha di berbagai daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Surabaya, Jatimmandiri.id – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong seluruh penduduk Indonesia memiliki rekening bank berpotensi memperluas akses layanan keuangan…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri PT Bank Central Asia Tbk melanjutkan BCA Expo 2026 secara daring dengan menawarkan pembiayaan hunian dan kendaraan…