Nganjuk, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Selasa (8/9/2026).
Langkah konkret ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, di tengah tren lonjakan harga bahan pokok.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan warga mendapatkan akses kebutuhan pangan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran.
“Ini adalah wujud nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban belanja ibu-ibu, terutama saat harga sejumlah komoditas bahan pokok sedang mengalami kenaikan. Semoga kehadiran pangan murah ini terasa manfaatnya dan bisa menjaga daya beli warga tetap terjaga,” ujar Jusuf.
Apresiasi senada disampaikan Camat Loceret Sukirno. Ia menilai kehadiran pasar murah tersebut sangat menyentuh kebutuhan warga di wilayahnya.
“Kita berharap sinergi lintas pemerintah ini dapat terus berlanjut agar jangkauan manfaatnya bisa meluas ke desa-desa lainnya,” tandasnya.
Antusiasme warga Desa Kwagean dan sekitarnya pun membuncah sejak pembukaan acara.
Warga tampak memadati lokasi untuk berburu beras, gula pasir, minyak goreng, hingga komoditas pangan pokok lainnya.
Indah, salah seorang warga Loceret tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya setelah berhasil mendapatkan paket sembako dengan harga bersahabat.
“Sangat terbantu sekali, harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Senang sekali pemerintah datang langsung ke desa kami,” ungkapnya gembira.












