Lumajang, Jatimmandiri.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) di Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Lumajang, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Ikawangi, H. Eko Wahyudi, S.H., M.H., mengajak warga menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Eko, Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian dan persaudaraan yang dicontohkan Rasulullah perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Maulid Nabi jangan hanya kita maknai sebagai peringatan kelahiran Rasulullah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita meneladani akhlak beliau dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Eko.
Ia menilai kerukunan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang saling mendukung. Karena itu, masyarakat didorong untuk ikut mengambil peran ketika menghadapi berbagai persoalan sosial di sekitarnya.
Eko juga mengapresiasi Ikawangi yang terus mempertahankan hubungan kekeluargaan dan kebersamaan, baik di kalangan masyarakat Banyuwangi yang berada di perantauan maupun di daerah tempat tinggal mereka.
“Silaturahmi seperti ini harus terus dirawat. Jangan sampai perbedaan latar belakang membuat kita terpecah. Justru dengan kebersamaan, kita bisa saling membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan juga harus mampu melahirkan aksi sosial. Semangat Maulid, kata Eko, dapat menjadi dorongan untuk membangun kepedulian dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara bersama-sama.
“Semangat Maulid Nabi harus menjadi energi untuk berbuat baik. Kalau ada persoalan di tengah masyarakat, mari kita hadapi bersama-sama dengan semangat gotong royong dan saling membantu,” tutur Eko.
Peringatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut sekaligus menunjukkan kuatnya tradisi silaturahmi masyarakat. Bagi Eko, menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat persaudaraan merupakan modal penting untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
“Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk menjadi manusia yang memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat itulah yang harus kita hidupkan bersama,” pungkasnya.












