Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan strategi penyerapan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Salah satu fokus utama yang kini digenjot adalah perluasan ruang publikasi dan kolaborasi media untuk menggaet iklan layanan masyarakat serta sosialisasi ketentuan bidang cukai demi menekan ruang gerak peredaran rokok ilegal di wilayah Delta.
Pemanfaatan anggaran DBHCHT untuk sektor penegakan hukum dan diseminasi informasi ini menjadi prioritas yang selaras dengan arahan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, Budi Basuki ST MMT.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk merangkul berbagai lini media massa, baik cetak, elektronik, hingga platform digital, agar pesan edukasi mengenai bahaya barang kena cukai ilegal dapat tersampaikan secara masif dan interaktif kepada masyarakat luas,” katanya saat ditemui, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, optimalisasi iklan cukai ini dirancang tidak hanya untuk mengedukasi konsumen, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi bagi ekosistem media lokal yang menjadi mitra strategis pemerintah.
Melalui narasi iklan yang kreatif dan jangkauan publikasi yang terukur, Bagian Perekonomian Setda Sidoarjo optimis tingkat kepatuhan pelaku usaha rokok mandiri akan meningkat.
“Sehingga ikut mendorong kontribusi penerimaan negara yang nantinya dikembalikan untuk kesejahteraan buruh rokok dan jaminan sosial kesehatan warga Sidoarjo,” tuntasnya.












