Malang, Jatim Mandiri
Pemkot Malang resmi mengoperasikan 66 armada angkutan pelajar gratis, Senin (31/8), untuk memudahkan siswa berangkat dan pulang sekolah. Layanan berskema Buy The Service (BTS) oleh Pemkot Malang itu beroperasi pukul 05.45–14.45 WIB setelah regulasi, administrasi, spesifikasi, dan kelayakan kendaraan dipastikan terpenuhi.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan layanan tersebut telah lama dinantikan pelajar. Persiapannya membutuhkan waktu karena pemerintah harus memastikan seluruh ketentuan dipenuhi sebelum armada dioperasikan.
“Alhamdulillah hari ini, 31 Agustus, angkutan pelajar sudah kita launching dan dimulai. Ini tentunya ditunggu-tunggu oleh pelajar,” kata Wahyu seperti dikutip RRI.co.id.
Angkutan pelajar gratis disiapkan sebagai alternatif transportasi bagi siswa di Kota Malang. Armada melayani keberangkatan mulai pukul 05.45 WIB, sedangkan layanan penjemputan berlangsung hingga sekitar pukul 14.45 WIB.
Durasi perjalanan disesuaikan dengan jarak pada masing-masing rute. Pemkot Malang akan mengevaluasi efektivitas rute dan kebutuhan pelajar selama layanan berjalan.
Wahyu berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah juga membuka ruang bagi siswa dan masyarakat untuk menyampaikan masukan. “Kami akan melihat sejauh mana terkait dengan angkutan pelajar ini dan kami tetap meminta masukan dari warga, dari pelajar, agar nanti angkutan pelajar ini bisa lebih baik,” ujarnya. (*/ibn)












