Ekbis

SR025 Tetap Menarik di Tengah Pasar Berfluktuasi

×

SR025 Tetap Menarik di Tengah Pasar Berfluktuasi

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id –  Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel seri SR025 masih dinilai memiliki prospek menarik bagi investor ritel meski menawarkan kupon lebih rendah dibandingkan ORI030. Instrumen ini dinilai cocok bagi investor yang mengutamakan pendapatan rutin dengan risiko relatif terukur.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menetapkan imbal hasil SR025 sebesar 6,80% untuk tenor tiga tahun (SR025-T3) dan 6,90% untuk tenor lima tahun (SR025-T5). Pemerintah menargetkan penerbitan SR025 mampu menghimpun dana Rp20 triliun.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penawaran SR025 berlangsung mulai 21 Agustus hingga 16 September 2026. Dari total target tersebut, kuota SR025-T3 mencapai Rp15 triliun, sedangkan SR025-T5 sebesar Rp5 triliun.

Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William, mengatakan tingkat imbal hasil SR025 masih kompetitif di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.

“Tingkat imbal hasil tersebut tetap kompetitif dalam kondisi pasar saat ini. Tentunya market utamanya adalah untuk investor yang mengidamkan passive income 100% aman,” ujar William kepada Kontan, Jumat (21/8/2026).

Selain kupon tetap hingga jatuh tempo, SR025 menawarkan pembayaran kupon setiap bulan. Skema tersebut menjadi daya tarik bagi investor yang menginginkan arus pendapatan rutin.

William mencatat, kupon SR025 berada sekitar 105-115 basis poin di atas BI-Rate yang saat ini berada di level 5,75%. Setelah dikurangi pajak 10%, imbal hasil bersih diperkirakan sekitar 6,12% untuk tenor tiga tahun dan 6,21% untuk tenor lima tahun.

“Ini memberikan faktor positif untuk penjualan,” jelasnya.

Memasuki hari kelima penawaran, penjualan SR025 menunjukkan respons awal dari investor. Berdasarkan data Rabu (26/8) pukul 12.40 WIB, SR025-T3 telah terserap sekitar Rp1,99 triliun atau 13,24% dari kuota Rp15 triliun. Dengan demikian, masih tersedia sekitar Rp13,01 triliun atau 86,76%.

Baca Juga  ORI030 Tembus Rp30 Triliun, Kuota Masih Ada

Sementara SR025-T5 mencatat penjualan sekitar Rp550 miliar atau 10,86% dari kuota Rp5 triliun. Sisa kuotanya sekitar Rp4,45 triliun atau 89,14%.

Dari sisi kupon, SR025 memang masih berada di bawah ORI030. Seri ORI tersebut menawarkan kupon 6,90% untuk tenor tiga tahun dan 7% untuk tenor enam tahun. Penjualan ORI030 sebelumnya mencapai Rp40 triliun hingga masa penawaran berakhir.

Namun, kondisi pasar modal yang masih berfluktuasi dinilai membuka ruang bagi produk SBN ritel seperti SR025 untuk menarik investor yang menginginkan instrumen lebih stabil.

“Cukup realistis, apalagi melihat fluktuasi yang terjadi di pasar modal. Selalu ada ceruk market untuk investor SBN,” kata William.

Potensi pasar SR025 juga ditopang pertumbuhan jumlah investor SBN. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Juli 2026 mencatat jumlah investor SBN telah mendekati 1,6 juta, tumbuh sekitar 20% secara tahunan.

Meski demikian, permintaan SR025 tetap akan dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain tingkat kupon dibandingkan dengan yield pasar, arah suku bunga, kondisi pasar keuangan, serta sentimen investor. Kebutuhan terhadap instrumen investasi syariah dan produk yang memberikan passive income juga menjadi pertimbangan.

“Untuk SR025, beberapa faktor yang menurut kami akan menjadi penentu antara lain tingkat kupon yang kompetitif terhadap yield pasar, tren suku bunga, kondisi pasar keuangan, sentimen investor, serta besarnya kebutuhan investor terhadap instrumen syariah dan passive income. Sebagai Mitra distribusi, kami tetap optimis,” pungkas William.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Batu, Jatimmandiri.id – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batu kini mendapat ruang kolaborasi yang menghubungkan berbagai…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Basha Market PARADIS yang berkolaborasi dengan Livin’ by Mandiri dan Visa menghadirkan produk fashion, kuliner, perawatan kulit,…