Intisari Berita:
- Setwan DPRD Jatim mengirimkan paket bantuan logistik, pangan, selimut, dan obat-obatan untuk korban gempa bumi di NTT.
- Bantuan kemanusiaan disalurkan lewat koordinasi intensif agar tepat sasaran bagi ribuan pengungsi terdampak di Flores.
- Gempa magnitudo 7,7 di NTT menelan 71 korban jiwa dan memicu 3.002 kali gempa susulan di 7 kabupaten.
Surabaya, Jatimmandiri.id — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan DPRD) Provinsi Jawa Timur menunjukkan aksi solidaritas dan kepedulian sosial dengan memberangkatkan paket bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemberangkatan bantuan ini menjadi respons tanggap darurat atas gempa bumi tektonik dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda kawasan Flores dan mengakibatkan puluhan korban jiwa serta ribuan warga terpaksa mengungsi di berbagai posko darurat.
Solidaritas Parlemen: Wujud Nyata Empati untuk NTT
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Jawa Timur, Ali Kuncoro, menyatakan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ini adalah manifestasi empati mendalam dari unsur pimpinan dewan, seluruh anggota DPRD Jatim, hingga segenap jajaran pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Jatim.
“Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat bencana,” ujar mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).
Pejabat yang akrab disapa Alkun ini berharap seluruh logistik yang dikirimkan dapat lekas tiba di titik bencana untuk mempercepat proses pemulihan para penyintas.
“Pengiriman bantuan dikoordinasikan secara intensif dengan pihak terkait di NTT guna memastikan seluruh paket bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Rincian Paket Bantuan dan Kebutuhan Mendesak Pengungsi
Paket bantuan yang diberangkatkan oleh Setwan DPRD Jatim diprioritaskan pada kebutuhan darurat yang paling mendesak di lokasi pengungsian.
Ali Kuncoro merinci bantuan logistik tersebut meliputi:
- Kebutuhan pokok sehari-hari
- Makanan siap saji
- Pakaian layak pakai
- Selimut
- Obat-obatan esensial bagi warga terdampak
Melalui langkah tanggap darurat ini, Alkun turut mengajak seluruh elemen masyarakat luas untuk terus merawat semangat gotong royong serta memperkuat tali persaudaraan antarwilayah di Indonesia.
Dampak Gempa Flores: 71 Korban Jiwa dan Ribuan Gempa Susulan
Bencana yang melanda wilayah Flores, NTT, bermula dari gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB.
Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo pada kedalaman 15 kilometer akibat aktivitas sesar naik Flores (Flores Back-Arc Thrust). Peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan BMKG kini telah dinyatakan berakhir.
Data mencatat dampak bencana di 7 kabupaten terdampak:
- Korban Jiwa: Bertambah menjadi 71 orang meninggal dunia.
- Korban Luka & Pengungsi: Ratusan warga luka-luka dan ribuan lainnya bertahan di tenda pengungsian.
- Kerusakan Fisik: Ratusan rumah tinggal, sarana ibadah, gedung sekolah, dan fasilitas kesehatan mengalami kerusakan ringan hingga berat.
- Aktivitas Seismik: BMKG mencatat hingga Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB, telah terjadi 3.002 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2.
Meski frekuensi gempa susulan tercatat mulai fluktuatif, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi bangunan yang mengalami retak struktur atau rawan roboh.












