BeritaJatim

421 Orang Keracunan, SPPG Tamanan Ditutup

Editor: ibn
×

421 Orang Keracunan, SPPG Tamanan Ditutup

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Trenggalek, Jatim Mandiri

Korwil BGN Trenggalek memastikan SPPG Tamanan ditutup setelah 421 siswa dan guru SMPN 1 Trenggalek diduga keracunan usai menyantap menu MBG, Selasa (11/8). Penutupan dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan yang juga dilaporkan penerima manfaat di SDI Lukman Al Hakim.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sebelumnya, 421 siswa dan guru SMPN 1 Trenggalek dilaporkan mengalami keluhan setelah mengonsumsi menu MBG berupa sate ayam. Beberapa jam kemudian, sejumlah penerima manfaat mengalami mual, diare hingga muntah.

Korwil BGN Trenggalek Shiella Ammanda Yanu Fadilla mengatakan, penghentian operasional dilakukan berdasarkan arahan dan rekomendasi BGN pusat. “Sementara untuk berhenti operasional dulu nggih (ya) karena sambil menunggu hasil lab yang dilakukan, apakah berasal dari makanan atau seperti apa,” kata Shiella, sebagaimana dikutip detik.com, Kamis (13/8).

Selama penutupan, seluruh aktivitas produksi SPPG Tamanan dihentikan. SPPG itu juga belum diperbolehkan melayani penerima manfaat seperti biasanya.

Sebelum penutupan, BGN bersama Satgas MBG Trenggalek, Dinas Kesehatan dan kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Tim terpadu juga melakukan inspeksi mendadak ke dapur MBG Tamanan. Pemeriksaan meliputi fasilitas, standar operasional prosedur, penerimaan bahan, proses produksi hingga distribusi makanan.

“Kami berupaya dengan Satgas Kabupaten Trenggalek untuk tetap bagaimana caranya biar kejadian ini itu bisa menjadi hal yang terakhir dan juga menjadi pembelajaran bagi SPPG-SPPG lainnya untuk bisa menjadi lebih baik,” ujar Shiella.

Kepala Puskesmas Trenggalek dr Murti Rukiyandari mengatakan, tim puskesmas bersama Dinas Kesehatan langsung melakukan penyelidikan epidemiologi setelah menerima laporan keluhan kesehatan.

“Kami sudah mengambil langkah bersama dinas kesehatan untuk mengamankan makanan yang diduga menjadi penyebab diare massal tersebut dari dapur MBG Tamanan,” kata Murti.

Baca Juga  Genjot Sektor Perumahan, Pemprov Jatim Targetkan Rehab 5.000 Unit Rutilahu pada 2027

Sampel makanan kemudian akan dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Kementerian Kesehatan di Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…