Pasuruan, Jatim Mandiri
Forum Pengawasan Jasa Konstruksi Pasuruan bersama Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur, Ayi Suhaya, melakukan inspeksi mendadak pada proyek Barak Dalmas Polres Pasuruan Kota, Senin (3/8). Tim menyampaikan sejumlah dugaan terkait progres pekerjaan dan kesesuaian spesifikasi teknis, serta meminta dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Dalam sidak tersebut, rombongan yang didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda meninjau proyek senilai Rp1.124.718.000. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, mereka menilai progres pekerjaan setelah sekitar satu bulan pelaksanaan diduga masih di bawah 20 persen.
Tim juga menyampaikan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis dalam pelaksanaan proyek. Mereka menduga pengecoran menggunakan pasir lokal, sementara menurut dokumen yang mereka miliki seharusnya menggunakan pasir Lumajang.
Selain itu, mereka menduga semen yang digunakan bermerek Singa Merah, sedangkan spesifikasi yang diklaim mensyaratkan Semen Gresik atau Semen Tiga Roda. Dugaan lain juga menyangkut penggunaan besi yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.
Menanggapi temuan tersebut, Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur Ayi Suhaya meminta dugaan tersebut diperiksa secara profesional dan transparan oleh instansi berwenang. “Kami meminta seluruh pihak yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan secara profesional dan transparan terhadap proyek ini. Mulai dari proses tender hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Apabila ditemukan pelanggaran hukum, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ayi.
Ia juga mendesak aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Kepolisian RI, menyelidiki dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan maupun pelaksanaan proyek apabila ditemukan bukti yang cukup. (dul/puj/ibn)












