Jatim

Kado Hari Jadi ke-1147, Kota Kediri Raih Terbaik III Indeks Perlindungan Anak Tingkat Jatim

×

Kado Hari Jadi ke-1147, Kota Kediri Raih Terbaik III Indeks Perlindungan Anak Tingkat Jatim

Sebarkan artikel ini
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Example 468x60

Kediri, Jatimmandiri.id – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan Pemerintah Kota Kediri bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri.

Kota Kediri berhasil meraih penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak (IPA) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak serta memberikan perlindungan bagi anak.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Jawa Timur yang digelar di Ngopibareng Pintulangit, Kabupaten Pasuruan.

Indeks Perlindungan Anak merupakan indikator capaian pembangunan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Penilaian dilakukan melalui dua komponen utama. Yakni, Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA) dan Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA), yang mencakup lima klaster penilaian.

Kelima klaster tersebut meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, hingga perlindungan khusus bagi anak yang memerlukan penanganan.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Vinanda mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Kediri sebagai kota yang semakin ramah anak.

“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Kediri, tetapi merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga keluarga yang terus berupaya memenuhi hak-hak dan memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak,” ujar Vinanda.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kediri untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada anak. Ke depan, kami akan memperkuat kolaborasi agar setiap anak di Kota Kediri dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Karena anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan masa depan Kota Kediri dan Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga  BTT Pemkot Kediri Bantu Korban Bencana, Perkim Pastikan Rehabilitasi Rumah Berkualitas

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, Muhammad Fajri, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari berbagai program dan inovasi yang terus diperkuat Pemerintah Kota Kediri.

Salah satunya melalui keberadaan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) yang aktif hingga tingkat kelurahan untuk melakukan monitoring, evaluasi, serta pendampingan apabila terjadi kasus kekerasan terhadap anak.

Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga memiliki Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) yang memberikan layanan pendampingan kepada korban.

Berbagai upaya lain juga terus dilakukan, mulai dari penguatan kolaborasi lintas sektor guna menekan angka perkawinan anak, pengembangan Sekolah Ramah Anak dan Puskesmas Ramah Anak, hingga program jemput bola bersama Dispendukcapil agar seluruh anak memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

“Ke depan DP3AP2KB akan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas PPA melalui monitoring dan evaluasi secara berkala,” tuturnya.

Sinergi dengan sektor pendidikan juga akan semakin diperkuat, termasuk mendorong perusahaan swasta menyediakan fasilitas ramah anak seperti daycare, mengoptimalkan lima klaster Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), meningkatkan kapasitas SDM UPT PPA dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), serta memperkuat peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pamekasan, Jatim Mandiri KPKNL Pamekasan bersama Bea Cukai Madura, Kejaksaan Negeri Pamekasan, dan Kemenkeu Satu Madura memusnahkan barang ilegal senilai…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Laut Jawa kembali menjadi perhatian sejumlah peneliti karena menyimpan karakter geologi yang dinilai penting untuk mengungkap…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Jawa Timur bersama KPKNL Malang memperkuat sinergi dengan bank-bank…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) perizinan di Dinas Energi dan Sumber Daya…