Gaya Hidup

Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI Pilih Lanjutkan Studi dan Menetap di New York

×

Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI Pilih Lanjutkan Studi dan Menetap di New York

Sebarkan artikel ini
Sabrina Chairunnisa
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id –  Model Sabrina Chairunnisa resmi mengakhiri perjalanannya sebagai mahasiswa program doktor di Universitas Indonesia (UI).

Keputusan tersebut diambil bukan karena persoalan akademik, melainkan sebagai bagian dari langkah besar yang tengah ia persiapkan untuk melanjutkan hidup dan pendidikan di New York, Amerika Serikat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kabar itu disampaikan Sabrina melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan surat permohonan pengunduran diri dari Program Studi S3 Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, sekaligus menyampaikan pesan emosional mengenai keputusan yang telah lama dipertimbangkannya.

“Hari yang telah lama saya tunda akhirnya tiba. Sulit untuk melepaskan sesuatu yang pernah sangat berarti, namun terkadang untuk melangkah maju kita harus memiliki keberanian untuk memilih jalan yang berbeda. Hal-hal berubah. Rencana berubah. Orang-orang berubah. Namun satu hal yang tetap sama, kita harus terus melangkah maju. Dah, UI,” tulis Sabrina melalui akun Instagramnya.

Surat pengunduran diri yang diunggah Sabrina menjelaskan bahwa alasan utama dirinya meninggalkan program doktor di UI adalah karena akan menetap sekaligus melanjutkan pendidikan di New York.

Keputusan tersebut menandai perubahan arah dalam perjalanan akademiknya. Sabrina diketahui baru bergabung sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia pada 2024.

Sebelum menempuh pendidikan doktoral, Sabrina telah menyelesaikan studi Sarjana (S1) di Universitas Trisakti pada program studi Desain Komunikasi Visual (DKV). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan Magister (S2) Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan.

Dalam beberapa waktu terakhir, Sabrina memang lebih sering berada di New York. Aktivitas kesehariannya di kota tersebut kerap dibagikan melalui media sosial, memperlihatkan kehidupan barunya di Amerika Serikat.

Tak hanya mempersiapkan kelanjutan studi, perempuan berusia 33 tahun itu juga sempat mengungkap keputusan penting lainnya selama berada di New York, yakni menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur. Langkah tersebut menjadi bagian dari perencanaan masa depannya sembari fokus pada pendidikan dan kehidupan baru di luar negeri.

Baca Juga  Tantri Kotak Syok Jadi Korban Dugaan Penipuan, Dana Pendidikan Anak Terancam Raib

Keputusan Sabrina meninggalkan bangku S3 Universitas Indonesia sekaligus membuka lembaran baru di New York pun menjadi perhatian publik. Meski harus mengakhiri perjalanan akademiknya di UI, ia menegaskan bahwa setiap perubahan merupakan bagian dari proses untuk terus melangkah menuju tujuan yang baru.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *