Surabaya, Jatimmandiri.id – Jumlah peserta Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Timur terus bertambah. Hingga menjelang penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 75 pasangan dari tiga kategori telah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan yang didukung Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut.
Ketua Panitia KBAM 2026 Zona Timur, Sidiq Prasetyo, mengatakan jumlah peserta masih berpotensi meningkat. Pendaftaran dijadwalkan ditutup sehari sebelum pertandingan dimulai, yakni pada 26 Oktober 2026.
“Total sudah ada 75 pasang dari tiga kategori yang terdaftar. Jumlahnya masih bisa bertambah karena penutupannya H-1 atau 26 Oktober nanti,” kata Sidiq.
Jumlah media yang berpartisipasi juga telah menembus 70 media. Peserta berasal dari berbagai platform jurnalistik, mulai dari media cetak, televisi, radio, hingga media daring.
Menurut Sidiq, kejuaraan tahun ini juga diikuti sejumlah media baru. Selain itu, beberapa jurnalis masih mencari pasangan yang tepat agar dapat tampil maksimal dan bersaing hingga babak akhir.
“Ada beberapa nama media baru yang ikut. Bahkan, bakal ada peserta-peserta baru yang ikut,” ujarnya.
Ia menilai antusiasme tersebut menunjukkan keseriusan para jurnalis dalam mempersiapkan diri menghadapi KBAM 2026. Meski demikian, kejuaraan ini tidak semata-mata mengejar prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan ant insan pers.
Semula, KBAM 2026 Zona Timur dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Oktober di GOR Suryanaga, Kota Surabaya. Namun, jadwal pertandingan diundur menjadi 27–28 Oktober 2026. Perubahan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempersiapkan diri lebih matang, sekaligus menyesuaikan dengan kesibukan sponsor.
“Tempatnya masih sama di GOR Suryanaga. Semoga kejuaraan bisa berlangsung lancar sesuai harapan,” harap Sidiq.
Kejuaraan yang menyediakan total hadiah Rp45 juta ini mempertandingkan tiga kategori usia, yakni 25–35 tahun, 36–45 tahun, serta 46 tahun ke atas.
Ketua KBAM Pusat, Daryadi, menjelaskan bahwa setiap kategori menyediakan hadiah bagi tiga pasangan terbaik. Juara pertama memperoleh Rp7,5 juta, runner-up mendapatkan Rp5 juta, sedangkan peringkat ketiga menerima Rp2,5 juta.
Panitia juga menggelar pertandingan perebutan tempat ketiga bagi pasangan yang kalah pada babak semifinal. Dengan demikian, persaingan tidak hanya berfokus pada perebutan gelar juara, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperebutkan posisi ketiga.
“Ada pertandingan perebutan posisi ketiga untuk pasangan yang kalah di semifinal,” jelas Daryadi.
Selain memperebutkan hadiah dan gelar juara, para peserta juga mendapatkan fasilitas makan gratis dari panitia selama kejuaraan berlangsung.
Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, KBAM 2026 Zona Timur diharapkan menjadi ajang olahraga sekaligus memperkuat solidaritas, komunikasi, dan persaudaraan di kalangan jurnalis lintas media.












