Jatim

Pengimbasan Koding dan Kecerdasan Artifisial Tingkatkan Kompetensi Guru di Bojonegoro

Penulis: SudarnantoEditor: Eko Yudiono
×

Pengimbasan Koding dan Kecerdasan Artifisial Tingkatkan Kompetensi Guru di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
Pengimbasan Koding dan Kecerdasan Artifisial di SDN Mori 2 Bojonegoro mendorong guru meningkatkan kompetensi digital dan kualitas pembelajaran.
Example 468x60

Bojonegoro, JatimMandiri.id – Upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi digital terus dilakukan di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya melalui kegiatan Pengimbasan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang digelar serentak di seluruh wilayah kabupaten pada Sabtu (17/10/2026).

SD Negeri Mori 2, Kecamatan Trucuk, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Pengimbasan ini merupakan tindak lanjut pelatihan intensif selama lima hari yang sebelumnya diselenggarakan di SMT Kabupaten Bojonegoro.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru dan kepala sekolah yang diharapkan mampu menerapkan pengetahuan baru dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

Kepala SDN Mori 2, Sunarti, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti kegiatan pengimbasan.

Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Lebih penting lagi, semoga ilmu yang didapat dari kegiatan ini dapat langsung diterapkan dan disampaikan kepada anak-anak dalam proses pembelajaran di kelas,” ujar Sunarti.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Herdian Sriutami Kartika Sari, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pengimbasan KKA secara serentak di Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperluas wawasan sekaligus berbagi pengetahuan setelah mengikuti pelatihan selama lima hari di SMT Kabupaten Bojonegoro.

Herdian berpesan agar materi yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata. Para guru diharapkan segera membagikan pengetahuan tersebut dan menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar.

Dengan demikian, pengimbasan KKA dapat memberikan manfaat langsung bagi peserta didik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Guru Dituntut Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi digital menuntut tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif.

Baca Juga  Hadapi Ancaman AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan dan Keterampilan Tenaga Kerja

Karena itu, pendidik perlu memiliki semangat belajar sepanjang hayat atau lifelong learner agar mampu mengikuti perubahan dan menjawab tantangan dunia pendidikan.

Melalui pengimbasan Koding dan Kecerdasan Artifisial, para guru didorong untuk memahami serta memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), media digital, dan berbagai perangkat pembelajaran interaktif.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu guru menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Kegiatan pengimbasan KKA di SDN Mori 2 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesiapan tenaga pendidik di Bojonegoro dalam menghadapi era digital. Penerapan ilmu yang diperoleh diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi pada masa mendatang.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pacitan, Jatim Mandiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendorong pesantren di Jatim menguasai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sekaligus memperkuat…