Blitar, Jatimmandiri.id
Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan minibus terjadi di Jalan Raya Mastrip, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung pada Sabtu (11/7/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Seorang pelajar SMP dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mencoba menghindari kendaraan yang mengerem mendadak.
Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, membenarkan adanya insiden tragis tersebut. Korban diketahui berinisial AA (14), seorang pelajar asal Desa Serut, Kecamatan Boyolangu. “Yang bersangkutan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya,” kata AKP Retno saat dikonfirmasi, Minggu (11/7).
AKP Retno menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AG 2207 SA melaju dari arah selatan (Boyolangu) menuju ke utara (Tulungagung kota). Nahas, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil yang berada persis di depan korban melakukan pengereman mendadak.
“Saat di TKP, pengendara Honda Beat ini kaget karena mobil di depannya mengerem mendadak. Korban diduga panik lalu menghindar dengan membanting setir ke arah kanan,” imbuh Kapolsek. Pada saat yang bersamaan, melaju sebuah minibus Toyota Avanza bernopol B 2246 URG dari arah berlawanan (utara ke selatan). Minibus tersebut dikemudikan oleh Bayu, warga Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat antara sepeda motor korban dan Toyota Avanza tersebut tidak dapat terhindarkan. Akibat benturan keras itu, korban AA mengalami luka parah dan langsung mengembuskan napas terakhirnya di lokasi. Jasad korban kemudian langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah dilimpahkan dan ditangani langsung oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung untuk penyelidikan lebih lanjut. Mengantisipasi kejadian serupa, pihak kepolisian kembali memberikan peringatan keras kepada para pengguna jalan agar selalu waspada, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan mematuhi rambu lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan raya dan patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkas AKP Retno.**




