Jatim

Pemkot Surabaya Guyur Rp5 Juta per Bulan Tiap RW untuk Gen Z, DPRD Jatim Ingatkan 3 Catatan Kritis

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Pemkot Surabaya Guyur Rp5 Juta per Bulan Tiap RW untuk Gen Z, DPRD Jatim Ingatkan 3 Catatan Kritis

Sebarkan artikel ini
Pemkot Surabaya
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Pemkot Surabaya menyiapkan dana Rp5 juta per bulan per RW untuk menggerakkan usaha produktif Generasi Z.
  • Anggota DPRD Jatim Lilik Hendarwati mengapresiasi program tersebut dan meminta alokasi benar-benar menghasilkan wirausaha muda.
  • Legislator menyodorkan tiga usulan krusial: pemerataan akses pendampingan, publikasi praktik baik, serta evaluasi berbasis dampak nyata.

Surabaya, Jatimmandiri id — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun Warga (RW). Dana stimulan ini dirancang khusus untuk dimanfaatkan oleh Generasi Z (Gen Z) dalam membiayai dan mengembangkan aneka program produktif.

Langkah strategis tersebut difokuskan sebagai sokongan modal untuk mendanai berbagai aktivitas yang mampu memacu roda perekonomian lokal, sekaligus membuka kran penghasilan mandiri bagi kalangan pemuda di tingkat lingkungan rukun warga.

Apresiasi Gagasan Wali Kota: Hindari Jebakan Seremonial

Kebijakan alokasi anggaran kepemudaan ini menuai respons positif dari kalangan legislatif. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim), Lilik Hendarwati, menyampaikan apresiasinya terhadap terobosan yang diinisiasi oleh Wali Kota Surabaya tersebut.

Kendati demikian, Lilik menekankan pentingnya komitmen eksekusi agar suntikan modal ini tidak melenceng dari tujuan hakikinya.

“Jika benar diarahkan menjadi modal usaha produktif, ini adalah investasi yang baik bagi lahirnya wirausaha muda, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegas Lilik pada Minggu (13/9/2026).

Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim tersebut turut menitikberatkan aspek keadilan dalam distribusi dana. Ia berharap implementasi kebijakan ini dapat terlaksana secara transparan, adil, serta merata menyentuh seluruh RW di Kota Pahlawan.

“Jangan sampai hanya RW tertentu yang menikmati manfaat karena lebih siap atau lebih dekat dengan akses informasi,” wantinya.

Baca Juga  Dugaan Mafia Tanah di Bulak, DPRD Surabaya Siap Bedah Warkah hingga ke Kementerian

Tiga Usulan Strategis Demi Efektivitas Program

Agar dana bergulir tersebut tidak sekadar habis terserap tanpa dampak riil, Lilik Hendarwati melayangkan tiga poin usulan konkret kepada jajaran pemangku kebijakan:

1. Pemerataan Akses dan Pendampingan

Kapasitas kelembagaan antar-RW di Surabaya memiliki disparitas. Oleh sebab itu, setiap RW wajib memperoleh porsi pendampingan yang setara, mulai dari proses penyusunan proposal hingga tahapan inkubasi dan pengembangan unit usaha para pemuda.

2. Ekspos Praktik Baik (Best Practice)

Pemerintah perlu memfasilitasi diseminasi informasi keberhasilan. RW yang telah sukses membangun ekosistem usaha Gen Z harus dipublikasikan secara luas agar dapat menjadi rujukan dan pembelajaran bagi Karang Taruna di RW lain untuk mereplikasi formula kesuksesannya.

3. Evaluasi Berbasis Hasil dan Penghasilan

Indikator kinerja utama program tidak boleh berorientasi pada serapan anggaran semata. Evaluasi wajib mengukur output terukur: berapa banyak unit usaha baru yang lahir serta berapa pemuda yang berhasil memperoleh sumber pendapatan berkelanjutan.

“Saya berharap program ini akan betul-betul menghadirkan kesempatan yang setara bagi anak muda Surabaya,” imbuh Lilik.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya menyatakan tekadnya untuk terus mendorong pemanfaatan anggaran Rp5 juta per bulan ini agar kian berkembang, tepat guna, serta memberikan maslahat langsung bagi kemandirian generasi muda di seluruh penjuru kota.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kediri, Jatim Mandiri Bea Cukai Kediri bersama Satpol PP Jombang menemukan modus penjualan rokok ilegal menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi…