Olahraga

Mbappe Cetak Gol Spektakuler, Prancis Singkirkan Maroko 2-0 dan Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

×

Mbappe Cetak Gol Spektakuler, Prancis Singkirkan Maroko 2-0 dan Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Prancis mengalahkan Maroko 2-0 pada perempat final Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe mencetak gol spektakuler, menyamai Lionel Messi dalam perburuan Golden Boot, dan membawa Les Bleus melaju ke semifinal.
Example 468x60

Jatimmandiri.id- Timnas Prancis kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Les Bleus memastikan langkah ke semifinal setelah menundukkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final.

Kemenangan Prancis tidak diraih dengan mudah. Maroko sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan, bahkan mampu membuat Kylian Mbappe gagal mencetak gol melalui titik penalti pada babak pertama setelah tendangannya berhasil digagalkan kiper Yassine Bounou.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Namun, bintang Real Madrid tersebut akhirnya membayar kegagalannya dengan gol spektakuler pada menit ke-60. Mbappe melepaskan tendangan melengkung yang tak mampu dijangkau Bounou dan membawa Prancis unggul 1-0.

Keunggulan itu hanya bertahan enam menit sebelum Ousmane Dembele menggandakan skor menjadi 2-0. Gol tersebut memastikan Prancis melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026.

Hasil ini sekaligus menegaskan status skuad asuhan Didier Deschamps sebagai salah satu favorit juara setelah berhasil menyingkirkan lawan dengan peringkat FIFA tertinggi yang mereka hadapi sejauh turnamen berlangsung.

Pada babak semifinal, Prancis akan menghadapi pemenang laga Belgia kontra Spanyol yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.

Mbappe Samai Rekor Messi di Perburuan Sepatu Emas

Gol ke gawang Maroko membuat Kylian Mbappe menyamai koleksi gol Lionel Messi dalam perebutan penghargaan Golden Boot Piala Dunia 2026.

Tak hanya itu, Mbappe juga kembali mencatatkan rekor impresif bersama Timnas Prancis. Gol tersebut menjadi kontribusi golnya yang ke-100 untuk Les Bleus, sebelum kemudian bertambah menjadi 101 berkat satu assist yang ia ciptakan pada gol Dembele.

Penyerang berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi delapan gol di Piala Dunia 2026, menyamai pencapaiannya pada edisi 2022. Ia juga menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak delapan gol pada dua edisi Piala Dunia berbeda.

Baca Juga  Messi Cedera Hamstring, Inter Miami Waswas Jelang Piala Dunia 2026

Secara keseluruhan, Mbappe telah mengemas 20 gol hanya dari 20 pertandingan Piala Dunia, sebuah catatan luar biasa yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

Lini Depan Prancis Sulit Dibendung

Ketajaman lini serang Prancis menjadi salah satu kekuatan utama sepanjang turnamen. Kombinasi Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, dan Désiré Doué tampil atraktif dengan permainan cepat, kreativitas tinggi, serta pergerakan tanpa bola yang merepotkan pertahanan lawan.

Sepanjang pertandingan melawan Maroko, Les Bleus sebenarnya mampu menciptakan lebih banyak peluang. Sejumlah penyelamatan gemilang dari Yassine Bounou membuat skor tidak berubah lebih besar.

Gol Mbappe melalui tendangan melengkung serta penyelesaian akhir khas Dembele menjadi bukti kualitas serangan Prancis yang kini menjadi salah satu yang paling produktif di turnamen.

Maroko Tetap Layak Mendapat Apresiasi

Meski gagal melaju ke semifinal, Maroko kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika.

Setelah mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia 2022, mereka kini berhasil mencapai babak perempat final Piala Dunia 2026.

Sebagian besar pemain inti Maroko juga masih berusia di bawah 30 tahun sehingga memiliki prospek cerah menuju Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko bersama Spanyol dan Portugal.

Regenerasi pemain muda berjalan baik, termasuk hadirnya gelandang berusia 18 tahun Ayyoub Bouaddi yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim di masa depan.

Jika mampu memperkuat kedalaman skuad, khususnya di lini belakang dan sektor penyerangan, Maroko berpeluang menjadi negara Afrika pertama yang mampu bersaing serius dalam perebutan gelar juara dunia pada edisi mendatang.

Pertahanan Prancis Jadi Kunci Kesuksesan

Selain lini depan yang tajam, keberhasilan Prancis juga ditopang pertahanan yang sangat solid.

Baca Juga  Paraguay Tumbangkan Turki 1-0 Meski Tertekan, Gol Cepat Galarza Jadi Penentu

Duet bek tengah William Saliba dan Dayot Upamecano tampil disiplin mengawal lini belakang. Sementara Adrien Rabiot bersama Manu Koné bekerja keras memutus serangan balik lawan sehingga empat penyerang Prancis dapat lebih leluasa menyerang.

Keseimbangan antara pertahanan kokoh dan lini depan yang produktif membuat Prancis menjadi salah satu tim paling lengkap di Piala Dunia 2026.

Bounou Tampil Gemilang Meski Kebobolan Dua Gol

Kiper Maroko, Yassine Bounou, layak menjadi salah satu pemain terbaik dalam pertandingan ini.

Penjaga gawang berusia 35 tahun tersebut melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan penalti Mbappe dan menghalau peluang William Saliba serta Désiré Doué.

Meski akhirnya kebobolan dua gol, penampilan Bounou menjadi alasan utama Maroko mampu bertahan cukup lama menghadapi gempuran Prancis.

Dengan performa konsisten yang ditunjukkannya sejak Piala Dunia 2022 hingga edisi 2026, Bounou masih berpeluang menjadi andalan Maroko pada Piala Dunia 2030 apabila tetap menjaga kebugaran dan performanya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *