Sumenep, Jatimmandiri.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan pelayaran.
Tindakan nyatanya melalui partisipasi aktif pada kegiatan Wet Drill Medivac yang diselenggarakan bersama PT RUI dan Medco.
Kegiatan simulasi evakuasi medis tersebut dilakukan terhadap awak kapal Pan Marine 14.
Dalam skenario latihan mengalami kondisi darurat berupa cedera tangan (hand injury) dan gangguan kardiovaskular (cardiovascular) saat berada di wilayah operasional Blok Maleo, Senin, 8 Juni 2026 lalu.
Dalam rangka mempercepat penanganan medis, korban dievakuasi melalui jalur laut menuju Pelabuhan Kalianget.
Menindaklanjuti situasi tersebut, KSOP Kalianget mengerahkan Kapal Negara Patroli Kelas IV dan Kapal Negara Patroli Kelas V untuk melakukan pengamanan alur pelayaran yang dilalui kapal evakuasi.
Langkah pengamanan tersebut bertujuan memastikan proses pelayaran berlangsung aman, lancar, dan bebas hambatan.
Dengan jalur pelayaran yang terkendali, proses evakuasi dapat dilakukan secara cepat sehingga korban segera memperoleh penanganan medis lanjutan setibanya di pelabuhan.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa latihan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur maritim dalam menghadapi kondisi darurat di laut.
“Melalui kegiatan Wet Drill Medivac ini, kami dapat menguji efektivitas prosedur yang telah disusun, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta memastikan setiap unsur pendukung mampu menjalankan tugasnya secara cepat, tepat, dan profesional ketika menghadapi situasi darurat yang sebenarnya,” ujar Azwar Anas.
Menurutnya, keselamatan pelayaran dan perlindungan jiwa manusia di laut merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi kuat dari seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara seluruh pihak yang terlibat. Latihan seperti ini sangat penting untuk membangun kesiapan operasional sehingga proses evakuasi medis dapat berjalan efektif dan sesuai prosedur demi keselamatan seluruh pengguna jasa maritim,” tambahnya.
Wet Drill Medivac merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas respons darurat di sektor maritim.
Selain menguji mekanisme evakuasi, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap sistem komunikasi, koordinasi, dan dukungan operasional yang dibutuhkan saat terjadi keadaan darurat.
Melalui sinergi yang solid antara KSOP Kalianget, PT RUI, Medco, serta seluruh unsur pendukung lainnya, kegiatan simulasi berjalan dengan baik.
Ke depan, KSOP Kalianget akan terus mendukung berbagai program dan latihan yang berorientasi pada peningkatan keselamatan pelayaran serta perlindungan jiwa manusia di laut.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan koordinasi yang kuat antar pemangku kepentingan maritim merupakan faktor penting dalam mewujudkan sistem keselamatan pelayaran yang andal, terutama dalam menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terintegrasi.













