Oleh: Ferry Is Mirza (FIM)
Sekertaris DKP Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, referensi tafsir Alquran.
Zaman sekarang, kita sering mendengar istilah FOMO (Fear of Missing Out), takut ketinggalan tren, takut tidak ikut yang sedang viral, takut tidak seperti orang lain.
Akhirnya kita sibuk mengejar:
* Apa yang sedang ramai
* Apa yang sedang populer
* Apa yang orang lain miliki
Namun tanpa sadar, kita justru ketinggalan yang lebih penting—yaitu bekal untuk akhirat.
Allah Wa Ta’ala berfirman:
“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.”
(QS.At-Takatsur: 1-2)
Ayat ini menggambarkan bagaimana manusia bisa terlena dengan urusan dunia, sampai lupa tujuan hidup yang sebenarnya.
FOMO membuat kita:
* Selalu merasa kurang
* Sibuk membandingkan hidup
* Mengejar validasi manusia
Padahal yang lebih penting adalah:
bagaimana nilai kita dihadapan Allah Wa Ta’ala.
Allah Wa Ta’ala juga berfirman:
“Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.”
(QS. Al-Hadid: 20)
Dunia ini hanya sementara. Apa yang kita kejar hari ini, belum tentu berarti di akhirat nanti.
Mari kita ubah FOMO kita:
* Dari takut ketinggalan tren → takut ketinggalan shalat
* Dari takut tidak update → takut tidak punya bekal akhirat
* Dari sibuk dunia → mulai sibuk memperbaiki iman
Karena sejatinya, yang harus kita takuti bukan ketinggalan dunia, tapi ketinggalan surga.
Mari kita luruskan kembali tujuan hidup kita. Dunia boleh kita kejar, tapi jangan sampai melupakan akhirat.
Jadilah orang yang bijak:
Menggunakan dunia sebagai jalan menuju akhirat, bukan tujuan akhir.
Karena pada akhirnya: yang kita bawa bukan apa yang kita miliki, tapi apa yang kita amalkan.
In syaa Allah, Allah Wa Ta’ala menjaga hati kita dari lalai dan menjadikan kita hamba yang selalu ingat akan kehidupan akhirat.
Alhamdulillah hari Jum’at, mari membaca Al Kahfi, memperbanyak Istighfar, Sholawat, Do’a dan Sedekah
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
In syaa Allah bermanfaat fimdalimunthe55@gmaik.com
ismirzaf@gmail.com












