Paris, Jatimmandiri.id- Petenis muda asal Ceko, Jakub Mensik, sukses menghentikan laju sensasional remaja Brasil, Joao Fonseca, usai menang tiga set langsung 6-4, 6-3, 7-6 (3) pada babak perempat final French Open, Selasa waktu setempat.
Kemenangan tersebut mengantarkan Mensik melangkah ke babak semifinal turnamen Grand Slam bergengsi tersebut. Di fase empat besar, ia akan menghadapi unggulan kedua asal Jerman, Alexander Zverev, yang sebelumnya menyingkirkan petenis muda Spanyol, Rafael Jodar, dengan skor 7-6 (3), 6-1, 6-3.
Keberhasilan Mensik ini juga mencatat sejarah tersendiri. Ia menjadi petenis putra Ceko pertama yang mampu menembus semifinal Grand Slam sejak Tomas Berdych melakukannya di Wimbledon 2017.
“Ini adalah salah satu penampilan terbaik saya sejauh ini,” ujar Mensik usai memastikan kemenangan straight set atas Fonseca.
Fonseca sendiri tampil impresif sepanjang turnamen. Di usia 19 tahun, ia menjadi petenis putra Brasil pertama yang mencapai perempat final di Paris sejak Gustavo Kuerten pada 2004.
Dalam perjalanannya, Fonseca bahkan sukses menumbangkan juara 24 Grand Slam, Novak Djokovic, melalui pertarungan lima set di babak ketiga, serta menyingkirkan finalis dua kali, Casper Ruud, di babak keempat.
Sementara itu, perjalanan Mensik menuju semifinal tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat mengalami kram hingga terjatuh di lapangan tanah liat saat mengalahkan Mariano Navone melalui tie-break set kelima di babak kedua. Mensik juga harus bermain lima set saat menghadapi Andrey Rublev di babak sebelumnya.
Petenis unggulan ke-26 itu sebelumnya juga mencatatkan hasil positif dengan menembus babak keempat Australian Open tahun ini. Bahkan, ia sukses meraih gelar Masters tahun lalu usai mengalahkan Djokovic di final Miami Open.
Di sisi lain, Zverev yang kini berusia 29 tahun masih memburu gelar Grand Slam pertamanya. Meski telah mencapai tiga final dan setidaknya dua semifinal di hampir semua Grand Slam, pencapaian terbaiknya di Wimbledon masih mentok di babak keempat.
“Kami memiliki banyak pemain muda berbakat saat ini. Potensinya sangat besar,” kata Zverev. “Saya harus percaya pada diri sendiri dan permainan saya.”












