BeritaEkonomiJatim

DJKN Jatim Perkuat Literasi Lelang

Penulis: HafidEditor: ibn
×

DJKN Jatim Perkuat Literasi Lelang

Sebarkan artikel ini
Deddy Christanto, Pelelang Ahli Madya KPKNL Surabaya; Lidia dari Balai Lelang Gray Stone Auction; serta Dian Permadhani, Pejabat Lelang Kelas II Wilayah Jabatan Surabaya berdiskusi dalam program “Lelang Modern, Terbuka, dan Terpercaya” yang dipandu host Ario Wibowo. ISTIMEWA
Example 468x60

Surabaya, Jatim Mandiri

DJKN Jatim mendorong masyarakat mengenal lelang sebagai transaksi aset yang transparan, memiliki kepastian hukum, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penguatan literasi ini dilakukan untuk membangun kepercayaan sekaligus memperluas pemanfaatan lelang secara aman bagi masyarakat, Surabaya, Rabu (7/10/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pesan tersebut mengemuka dalam program “Ruang Publik” yang disiarkan langsung TVRI Jatim melalui kanal YouTube pukul 15.00–16.00 WIB. Program bertema “Lelang Modern, Terbuka, dan Terpercaya” menghadirkan Deddy Christanto, Pelelang Ahli Madya KPKNL Surabaya; Lidia dari Balai Lelang Gray Stone Auction; serta Dian Permadhani, Pejabat Lelang Kelas II Wilayah Jabatan Surabaya. Acara tersebut dipandu Ario Wibowo sebagai host.

Kepala Kanwil DJKN Jatim Arik Hariyono turut menekankan pentingnya memperluas pemahaman masyarakat terhadap dunia lelang. Menurutnya, lelang perlu dipahami bukan sekadar aktivitas jual beli aset. Layanan tersebut memiliki mekanisme dan ketentuan yang jelas dalam pengelolaan kekayaan negara serta transaksi aset.

Pemahaman yang semakin baik diharapkan membuat masyarakat melihat lelang sebagai alternatif transaksi yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepastian proses.

KPKNL Surabaya sebagai bagian dari DJKN memiliki peran dalam pelayanan dan pelaksanaan lelang. Lembaga tersebut juga berperan meningkatkan literasi mengenai prosedur, persyaratan, dan ketentuan lelang.

Kegiatan Ruang Publik menjadi momentum edukasi agar lelang tidak dipandang sebagai proses rumit atau hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu. Kehadiran praktisi lelang juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi pemerintah, pelaku usaha jasa lelang, media, dan masyarakat dalam membangun pemahaman yang tepat.

Dengan literasi yang semakin luas, masyarakat diharapkan mampu mengenali lelang resmi, memahami tahapan serta persyaratannya, dan mengambil keputusan secara lebih bijak. Penguatan literasi tersebut sekaligus diharapkan membangun ekosistem lelang yang sehat, transparan, terpercaya, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. (mhe/ibn)

Baca Juga  Kebakaran Kantin Istana Gebang Blitar Bikin Wisatawan Panik
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memicu pembahasan mengenai kemungkinan tindak lanjut di…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Pemkab Malang mengajak masyarakat mengikuti Salat Istisqo untuk memohon turunnya hujan di tengah kekeringan yang masih melanda…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono langsung memperkuat sinergi dengan ulama, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum pada…