Olahraga

Bismo Raya Oktora Juara, Taklukkan Chico Aura di Final Surabaya International Challenge

Penulis: redaksiEditor: Eko Yudiono
×

Bismo Raya Oktora Juara, Taklukkan Chico Aura di Final Surabaya International Challenge

Sebarkan artikel ini
Bismo Raya Oktora merayakan gelar juara tunggal putra Polytron Surabaya International Challenge 2026 setelah mengalahkan Chico Aura Dwi Wardoyo di partai final, Minggu (27/9/2026).
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Bismo Raya Oktora berhasil merebut gelar juara tunggal putra Polytron Surabaya International Challenge 2026. Unggulan kedua tersebut menundukkan Chico Aura Dwi Wardoyo melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-13, 10-21, 21-17, Minggu (27/9/2026).

Bermain di hadapan dukungan penonton Surabaya, Bismo tampil percaya diri sejak gim pertama. Ia mampu mengendalikan permainan dan menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-13.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Memasuki gim kedua, permainan Bismo mengalami penurunan. Chico memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil kendali pertandingan. Bismo mengaku sempat berada dalam tekanan sehingga kesulitan mengembangkan permainan.

Chico akhirnya merebut gim kedua dengan skor 21-10 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, Bismo berusaha bangkit. Ia kembali menemukan kepercayaan diri dan tampil lebih solid hingga akhirnya mengamankan kemenangan 21-17 sekaligus memastikan gelar juara.

“Alhamdulillah, pertama-tama saya ingin mengucapkan rasa syukur karena hari ini saya bisa bermain dan menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera sedikit pun,” ujar Bismo.

Bismo juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Surabaya yang memberikan dukungan sepanjang turnamen. Menurutnya, atmosfer dan antusiasme penonton menjadi salah satu hal yang membuat dirinya semakin termotivasi.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada warga Surabaya yang sudah memberikan antusiasme dan dukungannya sejak hari-hari sebelumnya, sampai akhirnya saya bisa berdiri di podium tertinggi ini,” katanya.

Bismo mengakui gim pertama berjalan sesuai dengan rencananya. Namun, memasuki gim kedua, ia mulai merasakan tekanan dari dalam dirinya sendiri.

“Di gim pertama saya cukup yakin dengan diri sendiri dan bisa menyelesaikan set pertama dengan baik. Kemudian di set kedua saya mulai merasa tertekan oleh diri saya sendiri dan tidak bisa keluar dari tekanan tersebut,” tuturnya.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Resmikan RICH Pakal, 600 Anak Antusias Ikuti Kelas Bahasa Inggris Gratis

Ia kemudian berusaha mengubah permainan pada gim penentuan. Upaya tersebut membuahkan hasil hingga Bismo mampu menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.

“Saya mencoba bangkit lagi di set ketiga dan alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik,” ujarnya.

Menghadapi Chico di partai final, Bismo mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia lebih memilih memaksimalkan kemampuan yang dimiliki dan tampil habis-habisan di lapangan.

“Saya tidak terlalu banyak melakukan persiapan khusus. Saya hanya ingin memaksimalkan apa yang saya punya untuk hari ini dan mencoba bermain all out,” kata Bismo.

Gelar juara tersebut memiliki arti khusus bagi Bismo. Ia mengaku bangga sekaligus terharu karena perjalanan menuju podium tertinggi tidak lepas dari dukungan para pelatih yang telah mendampinginya sejak awal.

“Saya sangat-sangat bersyukur dan bangga kepada diri saya sendiri karena akhirnya bisa melewati semuanya sampai ke titik ini,” katanya.

Bismo pun mempersembahkan gelar juara tersebut kepada orang-orang yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan kariernya.

“Saya merasa terharu karena selama ini para pelatih sudah memperjuangkan dan menemani saya dari bawah sampai akhirnya bisa berada di titik ini. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk kedua orang tua saya, para pelatih saya, pengurus PBSI, dan orang-orang tersayang yang selama ini sudah mendukung saya,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Penulis: Ferry Is Mirza (FIM) Sekertaris DKP Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, referensi tafsir Alquran Seringkali datang rasa malas dalam…

Berita

Aichi, Jatim Mandiri Kesuksesan Nurisa Dian Ashrifah mengukir sejarah dengan meraih emas pertama Indonesia dari panahan di Asian Games langsung…

Berita

Aichi, Jatim Mandiri Kontingen Indonesia harus puas dengan tambahan satu emas dari tiga partai final pada Asian Games 2026, Kamis…

Berita

Aichi-Nagoya, Jatim Mandiri Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia sukses melaju ke final Asian Games 2026 setelah menundukkan Mongolia…