Pendidikan

Andra Soni Instruksikan Wajib Mengaji Jadi Muatan Lokal SMA/SMK

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Andra Soni Instruksikan Wajib Mengaji Jadi Muatan Lokal SMA/SMK

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Cilegon, Jatim Mandiri – Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan agar program wajib mengaji diterapkan sebagai mata pelajaran muatan lokal di SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh), baik negeri maupun swasta. Program ini ditujukan bagi murid-murid Muslim dan tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

Andra menyampaikan kebijakan tersebut di Cilegon, Sabtu, 17/10. Menurutnya, sekolah dapat mengalokasikan waktu mengaji beberapa jam dalam sepekan atau setiap hari. Ia menegaskan, hal utama ialah tersedianya waktu bagi murid untuk mengaji sebagai bagian dari kegiatan pendidikan di sekolah.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Mengaji ini bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan wajib bagi murid-murid Muslim. Porsinya bisa dialokasikan beberapa jam dalam seminggu atau setiap hari, yang terpenting anak-anak memiliki waktu untuk mengaji,” kata Andra Soni.

Ia menilai pembelajaran membaca Al Quran secara rutin penting untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Kegiatan tersebut juga dipandang dapat membantu menata akhlak dan membiasakan hal positif. Atas pertimbangan itu, Andra mengarahkan agar pembelajaran mengaji masuk dalam muatan lokal sekolah, bukan hanya menjadi kegiatan tambahan di luar pelajaran.

Gubernur meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten segera menindaklanjuti instruksi tersebut. Dinas diminta menyusun teknis penerapan program di sekolah. Rincian teknis itu diperlukan untuk menjalankan kebijakan pada jenjang SMA, SMK, dan SKh, termasuk di sekolah negeri maupun swasta di Provinsi Banten.

“Penerapan program muatan lokal ini diprioritaskan bagi sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemprov Banten, termasuk sekolah-sekolah swasta yang terintegrasi dalam program sekolah gratis,” ujarnya. Prioritas tersebut mencakup sekolah dalam kewenangan pemerintah provinsi serta sekolah swasta yang terhubung dengan program pendidikan gratis.

Dalam pemaparannya, Andra menyebut program sekolah swasta gratis telah menjangkau 60.705 siswa di 801 sekolah pada tahun ajaran 2025/2026. Untuk tahun ajaran 2026/2027, program itu ditargetkan menjangkau 59.697 penerima manfaat dari 782 SMA, SMK, dan SKh swasta. Angka tersebut menunjukkan jangkauan program pada dua tahun ajaran yang disebutkan.

Baca Juga  SMK Muhammdiyah 2 Kutorejo Terbakar, Dua Ruang Kelas Hangus

Instruksi wajib mengaji disampaikan setelah Andra menerima penghargaan Satya Setia Bakti dari Pengurus Besar (PB) Al Khairiyah. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara pembukaan Muktamar XI Al Khairiyah. Ketua Umum PB Al Khairiyah, Ali Mujahiddin, menyerahkan penghargaan itu secara langsung kepada Gubernur Banten.

PB Al Khairiyah memberikan penghargaan kepada Andra atas komitmennya memperluas aksesibilitas pendidikan gratis dan memperkuat akhlak pelajar. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Mardiono dan Helldy Agustian, Wali Kota Cilegon periode 2021–2024.

Penerima lainnya ialah pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo. Mereka menerima penghargaan atas kontribusi di bidang pendidikan. Program wajib mengaji yang diinstruksikan Andra menyasar murid Muslim di SMA, SMK, dan SKh, dengan penerapan yang akan ditindaklanjuti melalui penyusunan teknis oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *