Hukrim

Modus Pura-pura Beri Tape, Penjambret Gasak Kalung Emas 7 Gram Milik Lansia

×

Modus Pura-pura Beri Tape, Penjambret Gasak Kalung Emas 7 Gram Milik Lansia

Sebarkan artikel ini
Pelaku penjambretan tertangkap kamera pengawas CCTV.
Example 468x60

Mojokerto, Jatimmandiri.id – Aksi penjambretan terencana menyasar seorang lansia di Dusun Bangkal, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/7/2026) pagi.

Berpura-pura ramah dan memberikan makanan, seorang pemuda tak dikenal berhasil menggasak kalung emas milik korban yang sedang berjemur di depan rumahnya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Insiden yang terekam kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 06.57 WIB tersebut menimpa Paita (70).

Dalam hitungan detik, perhiasan emas beserta liontin yang melilit di leher korban raib dibawa kabur pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Kejadian bermula saat Paita sedang berjemur seorang diri di area halaman rumah.

Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy putih semula melaju dari arah barat ke timur.

Lalu memutar balik ke arah barat setelah melihat korban sendirian.

Pelaku kemudian menghampiri korban dengan berpura-pura mengajak berbincang secara ramah.

Untuk mengelabui dan meluluhkan kewaspadaan korban, pelaku bahkan sempat menyodorkan makanan berupa tape.

Begitu korban terperdaya, pelaku langsung menyorot sasaran dan menarik paksa kalung emas dari leher korban.

Mengetahui dirinya menjadi korban kejahatan, sang nenek sempat berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Namun pelaku langsung tancap gas menyeberangi jembatan bambu ke arah Sidoarjo.

Anak korban, Muhammad Lasianto (36), membenarkan kejadian pilu yang menimpa ibunya tersebut.

“Beratnya sekitar 7 gram. Kerugian sekitar Rp 8 jutaan,” terangnya.

Rekaman CCTV dan keterangan di lokasi menunjukkan bahwa pelaku melancarkan aksinya tanpa rekan.

Saat beraksi, pelaku mengenakan jaket hoodie putih dan menunggangi Honda Scoopy berwarna senada.

“Ciri-ciri pelaku sendirian bawa motor Scoopy putih pakai jaket hoodie warna putih sendirian,” jelasnya.

“Terus melarikan diri ke arah barat, ada jembatan menuju ke arah Sidoarjo,” katanya.

Meski mengantongi bukti rekaman CCTV yang cukup jelas dan telah beredar luas di media sosial, pihak keluarga memilih untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum.

Baca Juga  Kecelakaan Tunggal di Mojokerto, Dua Pendaki Terluka

Pihak keluarga berharap unggahan yang viral tersebut dapat menjadi peringatan bagi warga sekitar agar lebih waspada terhadap modus serupa.

“Nggak dilaporkan ke polisi, cuma diviralkan saja,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *