BeritaDalam Negeri

Polri Goes to Campus, Edukasi Mahasiswa Cegah Judol

Editor: ibn
×

Polri Goes to Campus, Edukasi Mahasiswa Cegah Judol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tangerang, Jatim Mandiri – Polri menggelar program Polri Goes to Campus di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Kamis (16/7). Ini sebagai upaya meningkatkan literasi digital sekaligus mencegah maraknya judi online di kalangan mahasiswa.

Kegiatan bertema “Kampus Sehat, Mahasiswa Hebat: Cegah Judi Online Bersama Polri, Komdigi dan Akademisi” ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bareskrim Polri, serta akademisi untuk memberikan edukasi mengenai bahaya judi online, pinjaman online ilegal, keamanan digital, dan kesehatan mental.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan generasi muda merupakan kelompok yang paling aktif menggunakan internet. Namun juga paling rentan menjadi sasaran kejahatan digital.

“Polri tidak hanya berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap bandar judi online dan jaringan pinjaman online ilegal, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi. Kami ingin mahasiswa memiliki literasi digital dan literasi keuangan yang kuat agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan digital,” kata Brigjen Pol. Trunoyudo.

Menurut dia, kolaborasi Polri, Komdigi, dan akademisi diharapkan melahirkan generasi muda yang menjadi pelopor literasi digital di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Sementara itu, Rektor UPH, Dr. (Hon.C.) Jonathan Limbong Parapak, menegaskan kampus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan menerapkan zero tolerance terhadap perjudian online, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran hukum lainnya.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga karakter yang kuat, literasi digital yang memadai, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Komdigi memaparkan strategi pemberantasan judi online melalui patroli siber, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta pemblokiran konten dan rekening terkait perjudian. Sementara Bareskrim Polri menjelaskan keterkaitan judi online dengan pinjaman online ilegal, sedangkan akademisi UPH mengulas dampak psikologis judi online terhadap kesehatan mental dan prestasi akademik mahasiswa. (*/ibn)

Baca Juga  Polres Pasuruan Telusuri Tambang

 

 

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Lapisan sedimen di dasar laut dapat menyimpan petunjuk tentang gelombang besar yang pernah menerjang daratan ribuan…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk program diskon transportasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 yang ditargetkan…

Berita

SURABAYA, Jatim Mandiri BMKG mengingatkan masyarakat pesisir termasuk di wilayah Jatim mewaspadai potensi banjir rob pada 26–29 Oktober 2026. Ini…