Edu-Life & Sport

Cetak Pelajar Berintegritas, SMA Negeri 21 Surabaya Terapkan Program Antikorupsi

×

Cetak Pelajar Berintegritas, SMA Negeri 21 Surabaya Terapkan Program Antikorupsi

Sebarkan artikel ini
Siswa SMAN 21 Surabaya mendapatkan pengetahuan tentang Gema Integritas Antikorupsi saat MPLS.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Gema Integritas Anti Korupsi merupakan gerakan penanaman nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab sejak dini di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dikenalkan secara langsung di SMAN 21 Surabaya, pada Kamis,(16/07) selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Melalui program ini, siswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan fisik sekolah, melainkan juga dibekali dengan pondasi moral yang kuat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sebagai langkah konkret dalam membentuk moral generasi muda, kegiatan Sosialisasi Integritas Anti Korupsi digelar dengan fokus menyasar para siswa guna menyadarkan mereka akan bahaya tindakan tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Anggi Prawitasari, S.Ant, selaku Staf Kesiswaan yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa sosialisasi bertujuan untuk memberikan penyadaran dini kepada anak-anak mengenai contoh tindakan korupsi yang sederhana.

Menurutnya, fokus utama dari kegiatan ini adalah membuat siswa menyadari bahwa kebiasaan-kebiasaan kecil bisa menjadi bibit dari tindakan korupsi yang lebih besar di masa depan. Seperti perilaku menyontek saat ujian serta berbohong mengenai alasan bolos sekolah.

​”Melalui sosialisasi ini, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar mereka sadar dan mengenal bentuk korupsi sederhana. Tujuannya adalah agar siswa paham bahwa tindakan seperti menyontek itu termasuk bagian dari korupsi. Harapannya, mereka akan berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan tidak jujur,” ujar Anggi.

Dalam perjalanan pembentukan karakter ini, peran guru sangat krusial untuk mengarahkan, mensosialisasikan, serta membimbing siswa agar tetap berjalan di jalur integritas. Poin penting yang ditekankan dalam sosialisasi ini meliputi ​kejujuran akademik Larangan mencontek, plagiarisme, dan pentingnya menghargai proses belajar secara jujur.

Setiap individu memiliki kebebasan dan tanggung jawab penuh untuk menentukan pilihan hidup mereka. Melalui edukasi yang konsisten, para guru berharap para siswa dapat memilih jalan yang berintegritas demi masa depan yang lebih bersih dan jujur.

Example 300250
Baca Juga  Persebaya Ajak Bonek dan Bonita Jaga Ketertiban Saat Lawan Persik di GBT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *