Solo, Jatimmandiri.id – Timnas U-17 Indonesia memastikan persiapan menghadapi Timnas U-17 Malaysia dalam ajang Garuda Championship Series 2026 berjalan sesuai rencana.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/7/2026), dan menjadi salah satu tolok ukur perkembangan skuad Garuda Muda.
Pelatih kepala Timnas U-17 Indonesia, David Nascimento, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian persiapan selama pemusatan latihan di Solo berlangsung dengan baik.
Ia menilai laga melawan Malaysia memiliki arti penting karena menjadi pengalaman internasional pertama bagi sebagian besar pemainnya.
“Persiapan kami berjalan sangat baik. Ini merupakan pertandingan internasional pertama bagi para pemain, sehingga mereka membutuhkan lebih banyak laga seperti ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki,” ujar David usai memimpin sesi latihan di Stadion Manahan, Jumat (3/7/2026).
Pelatih asal Portugal tersebut menilai skuad yang dimilikinya dihuni banyak pemain bertalenta. Namun, menurutnya, kemampuan individu harus terus diasah melalui pengalaman bertanding agar berkembang secara optimal.
“Kami memiliki banyak pemain berbakat. Namun, bakat saja tidak cukup. Mereka membutuhkan waktu, pengalaman, dan pertandingan agar kualitasnya semakin meningkat,” katanya.
David juga mengakui Timnas U-17 Malaysia memiliki keuntungan dari sisi pengalaman.
Pasalnya, tim berjuluk Harimau Malaya Muda itu telah dibentuk lebih awal sejak tahun lalu. Meski demikian, ia tetap optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan terbaik.
“Malaysia memang memiliki pengalaman lebih banyak karena persiapan mereka dimulai lebih awal. Namun, kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik agar Indonesia bangga dengan tim ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, David menjelaskan bahwa pengembangan permainan Timnas U-17 Indonesia dilakukan secara berjenjang.
Pola permainan telah diterapkan sejak kelompok usia U-14 hingga U-17 sehingga para pemain memiliki pemahaman taktik yang sama ketika naik ke level berikutnya.
Setelah menghadapi Malaysia, Timnas U-17 Indonesia telah menjadwalkan laga uji coba internasional melawan China pada Agustus 2026. Selain itu, tim pelatih masih berupaya menambah satu hingga dua pertandingan uji coba sepanjang Juli guna meningkatkan pengalaman bertanding para pemain.
Menurut David, semakin banyak pertandingan internasional yang dijalani, semakin besar pula manfaat yang diperoleh pemain dalam membangun mental, kepercayaan diri, dan kualitas permainan.
“Kami ingin memainkan sebanyak mungkin pertandingan hingga November nanti. Para pemain masih minim pengalaman internasional, sehingga mereka harus terus mendapatkan jam terbang,” tegasnya.
David memastikan komposisi skuad tidak akan mengalami perubahan signifikan. Apabila terdapat evaluasi, hanya akan dilakukan pada satu atau dua posisi sesuai kebutuhan tim.
Pertandingan melawan Malaysia diproyeksikan menjadi ujian awal bagi Timnas U-17 Indonesia sebelum menghadapi babak Kualifikasi Piala Asia U-17 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Hasil dari laga tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan Garuda Muda menghadapi persaingan di level Asia.












