HeadlineSportainment

Pecahkan Tiga Rekor MURI, Wali Kota Eri Libatkan Pramuka Gerakkan Kampung Pancasila

×

Pecahkan Tiga Rekor MURI, Wali Kota Eri Libatkan Pramuka Gerakkan Kampung Pancasila

Sebarkan artikel ini
Pramuka Surabaya pecahkan tiga rekor MURI di GBT. Wali Kota Eri Cahyadi ajak Pramuka terlibat dalam penguatan Kampung Pancasila.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id- Gerakan Pramuka Kota Surabaya mencatatkan prestasi membanggakan dengan memecahkan tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam satu kegiatan yang digelar di Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/6/2026).

Tiga rekor yang berhasil dipecahkan meliputi kegiatan Basuh Kaki Orang Tua, Pengukuhan Pramuka Garuda, serta Demonstrasi Semaphore yang melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai golongan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Armuji. Turut hadir pula Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Surabaya, Siti Mariyam.

Jumlah peserta yang terlibat sangat besar. Sebanyak 65.000 anggota Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega mengikuti pengukuhan Pramuka Garuda.

Kemudian, 130.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan Basuh Kaki Orang Tua, serta 41.337 peserta mengikuti demonstrasi semaphore.

Pengukuhan Pramuka Garuda dipimpin langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan oleh Pramuka Surabaya dalam membangun karakter generasi muda.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pramuka masih memiliki peran penting dalam membangkitkan semangat kebersamaan dan nasionalisme di kalangan anak muda.

“Pramuka tetap hidup dan menggelora di hati arek-arek Surabaya. Ke depan, Pemerintah Kota akan berkolaborasi dengan Pramuka untuk menggerakkan kegiatan di setiap kampung,” ujar Eri.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut akan diwujudkan dalam penguatan program Kampung Pancasila. Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada generasi muda.

“Nilai-nilai yang ditanamkan dalam Pramuka sejalan dengan semangat Pancasila. Ini penting untuk membentuk karakter anak sejak usia dini hingga dewasa,” jelasnya.

Selain itu, Eri Cahyadi juga mengapresiasi kegiatan Basuh Kaki Orang Tua yang dinilai sarat makna. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai pengingat bagi anak-anak untuk selalu menghormati dan meminta restu kepada orang tua.

Baca Juga  Cita-cita Kuliah Kandas, Tangis Keluarga Pecah saat Legislator PDIP Melayat Pelajar Korban Penganiayaan

“Ridha Tuhan bergantung pada ridha orang tua. Kegiatan ini mengajarkan nilai-nilai universal tentang penghormatan dan kasih sayang dalam keluarga,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Surabaya juga berencana menyiapkan lokasi bumi perkemahan di kawasan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kegiatan Pramuka agar semakin berkembang.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Pramuka Surabaya, Siti Mariyam, menjelaskan bahwa kegiatan pemecahan rekor MURI digelar di sejumlah titik di Kota Surabaya.

Di antaranya Stadion GBT, Tugu Pahlawan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, SMK Negeri 5 Surabaya, Kebun Bibit, serta berbagai sekolah.

“Pusat kegiatan memang di Stadion GBT, tetapi pelaksanaannya tersebar di beberapa lokasi,” jelas Mariyam.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap menurunnya minat generasi muda terhadap Pramuka. Menurutnya, sebagian siswa menganggap kegiatan Pramuka kurang menarik dan cenderung monoton.

Karena itu, pihaknya berinisiatif menghadirkan kegiatan yang lebih inovatif dan spektakuler agar mampu menarik kembali minat anak-anak.

“Harapannya, anak-anak kembali mencintai Pramuka, bangga menjadi bagian dari Pramuka, serta mampu berkarya bersama. Dengan kegiatan positif dan penguatan iman, mereka akan terhindar dari hal-hal negatif,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *