Infrastruktur

UPT PJJ Probolinggo Gelar Uji Coba DGEM Berbasis RAP, Dorong Inovasi Pemeliharaan Jalan Berkelanjutan

×

UPT PJJ Probolinggo Gelar Uji Coba DGEM Berbasis RAP, Dorong Inovasi Pemeliharaan Jalan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Probolinggo – Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.
Example 468x60

Lumajang, Jatimmandiri.id – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Probolinggo Wilayah III Lumajang melaksanakan kegiatan Trial Dense Graded Emulsion Mixes (DGEM).

Kegiatan Trial DGEM ini memanfaatkan material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) sebagai bagian dari upaya pengembangan teknologi konstruksi jalan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pengujian metode penanganan perkerasan jalan, tetapi juga menjadi wadah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan UPT PJJ Probolinggo.

Melalui pelaksanaan trial ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai penerapan teknologi DGEM sekaligus pengalaman praktik lapangan secara langsung.

Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Probolinggo, Agus Hari Purnomo ST MT, menjelaskan bahwa pemanfaatan material RAP merupakan salah satu langkah inovatif dalam mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang lebih efektif serta berwawasan lingkungan.

“Material RAP sendiri berasal dari hasil pengupasan perkerasan aspal lama yang kemudian diolah kembali untuk digunakan dalam pekerjaan jalan,” katanya, Sabtu, 6 Juni 2026.

Metode DGEM dikenal sebagai teknologi campuran beraspal dingin yang menggunakan emulsi aspal sebagai bahan pengikat.

Teknologi ini dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan material eksisting sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap material baru.

Sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan.

Selain aspek teknis, kegiatan trial ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta kesiapan personel dalam menghadapi perkembangan teknologi konstruksi jalan.

Penguasaan metode baru menjadi kebutuhan penting mengingat tantangan pengelolaan infrastruktur transportasi yang terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Melalui kegiatan tersebut, UPT PJJ Probolinggo berharap dapat menghasilkan SDM yang semakin profesional, adaptif, dan mampu menerapkan inovasi teknologi di lapangan,” tandasnya.

Baca Juga  WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Mulai Juni 2026 Dialihkan ke Hari Jumat

Dengan dukungan personel yang kompeten serta pemanfaatan teknologi konstruksi yang tepat, kualitas layanan infrastruktur jalan di Jatim diharapkan terus meningkat sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *