Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Dalam upaya memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional, Polresta Sidoarjo terus mengobarkan semangat swasembada pangan.
Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), jajaran kepolisian secara aktif terjun langsung melakukan pendampingan serta pemantauan intensif terhadap lahan pertanian warga.
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan kemandirian pangan hingga ke tingkat masyarakat terkecil.
Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Christian Tobing, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif personel di lapangan.
Pihaknya mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak untuk mengawal produktivitas sektor pertanian warga.
“Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, jajaran Polresta Sidoarjo masif turun lapangan selain untuk memastikan kondusifitas kamtibmas juga melakukan pendampingan warga tani,” ujar Tobing, Sabtu, 6 Juni 2026.
Lebih lanjut, Tobing menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar strategis nasional yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Dengan mengerahkan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Polresta Sidoarjo mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan produktif menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomis tinggi.
Guna memastikan program P2B berjalan konsisten, pendampingan tidak hanya dilakukan sekali saja.
Di tingkat sektor, Polsek jajaran juga memastikan kehadiran mereka dirasakan langsung oleh kelompok tani dan masyarakat pegiat pertanian.
Kapolsek Krembung, AKP I Wayan Wiratmaja Swetha, yang ditemui saat memantau lahan warga, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk membakar semangat masyarakat dalam mengelola sektor pertanian.
“Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Kapolresta Sidoarjo, kami bersama anggota rutin melakukan pemantauan dan perawatan tanaman di lahan pekarangan warga,” ungkap Wayan.
Melalui sinergi yang terus dibangun, Polresta Sidoarjo optimistis bahwa pemanfaatan lahan pekarangan yang maksimal akan berdampak langsung pada penguatan ketahanan pangan daerah, peningkatan hasil panen, serta kesejahteraan ekonomi masyarakat Sidoarjo secara berkelanjutan.












