Nasional

Eks Pengusut Kasus BLBI dan Perintis KPK Masuk Kandidat Kuat Jaksa Agung

×

Eks Pengusut Kasus BLBI dan Perintis KPK Masuk Kandidat Kuat Jaksa Agung

Sebarkan artikel ini
Dr Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha bersama istrinya, Prof Dr Hj Anna Mariana SH MH MBA.
Example 468x60

Solo, Jatimmandiri.id – Bursa calon Jaksa Agung Republik Indonesia periode 2024–2029 semakin menghangat.

Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai kandidat kuat untuk memimpin Korps Adhyaksa pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di antara nama-nama yang mencuat, sosok Dr Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha dinilai sebagai salah satu figur yang memiliki pengalaman, kapasitas, dan rekam jejak kuat di bidang penegakan hukum.

Pria kelahiran Denpasar, Bali, 25 Desember 1960 itu dikenal sebagai jaksa senior dengan pengalaman panjang di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Selama lebih dari tiga dekade mengabdi sejak tahun 1989, Tjokorda tercatat pernah menangani sejumlah perkara besar nasional serta menduduki berbagai posisi strategis di institusi kejaksaan.

Jabatan terakhirnya adalah Jaksa Ahli Utama Madya pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung.

Dengan pangkat Jaksa Utama Madya (IV/d), ia dikenal memiliki karakter tegas dan konsisten dalam penegakan hukum.

Nama Tjokorda juga disebut pernah terlibat dalam proses awal pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta penanganan puluhan perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) saat bertugas di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Pengalaman panjang tersebut membuat sejumlah kalangan menilai dirinya memiliki kapasitas untuk melanjutkan reformasi kelembagaan di tubuh kejaksaan sekaligus memperkuat penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

Di balik kiprahnya sebagai penegak hukum senior, perhatian publik juga tertuju pada sosok sang istri, Prof Dr Hj Anna Mariana SH MH MBA yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Perempuan kelahiran Solo, 1 Januari 1960 itu dikenal luas sebagai pelestari kain tenun dan songket tradisional Nusantara.

Baca Juga  Kemnaker dan Kowani Perkuat Kerja Sama Tingkatkan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan

Selama puluhan tahun, Anna Mariana aktif membina para pengrajin kain tradisional di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Anna Mariana, pelestarian tenun dan songket merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya bangsa sekaligus mengenalkan warisan Nusantara kepada generasi muda.

“Mengedukasi dan memperkenalkan tenun serta songket tradisional kepada generasi muda adalah upaya agar warisan budaya bangsa tetap hidup dan terus berkembang,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Karya-karya Anna Mariana juga pernah dikenakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dalam sejumlah agenda budaya nasional.

Selain aktif di bidang budaya, Anna Mariana juga dikenal aktif mendorong pemberdayaan perajin lokal agar mampu meningkatkan nilai ekonomi produk tenun tradisional Indonesia.

Kombinasi rekam jejak Tjokorda di bidang hukum dan kiprah Anna Mariana dalam pelestarian budaya membuat pasangan tersebut mendapat perhatian publik di tengah dinamika bursa calon Jaksa Agung RI.

Meski hingga kini pemerintah belum mengumumkan keputusan resmi terkait posisi Jaksa Agung periode mendatang, nama Tjokorda terus diperbincangkan sebagai salah satu figur potensial yang dinilai memiliki pengalaman dan integritas untuk memimpin Kejaksaan Agung RI ke depan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *