Budaya

Situs Pendem Wonokoyo Jadi Sorotan Pegiat Sejarah Sidoarjo

Penulis: Dicky DeaEditor: Ayn
×

Situs Pendem Wonokoyo Jadi Sorotan Pegiat Sejarah Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Sejarah Bedah Misteri Situs Pendem Wonokoyo.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Upaya mengungkap jejak peradaban di Kabupaten Sidoarjo mendapat perhatian melalui forum Rembuk Budaya Sidoarjo. Puluhan pegiat sejarah, budayawan, dan akademisi berkumpul di Yuesby Office & Studio, Kamis (05/11/2026) malam, untuk membahas keberadaan Situs Pendem Wonokoyo yang menyimpan temuan struktur bata kuno dan artefak purbakala.

Pembahasan diarahkan pada misteri peninggalan yang selama ini terpendam di kawasan Wonokoyo. Para peserta menelaah temuan tersebut sebagai bahan kajian untuk menelusuri jejak peradaban era klasik di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Jenggolo. Forum ini dimaksudkan menjadi ruang dokumentasi kritis agar warisan sejarah tidak terabaikan di tengah perkembangan permukiman dan kawasan industri.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Founder Yuesby Office & Studio sekaligus Pimpinan Yuesby ID Community Sidoarjo, Dharma Charis, S.Pd., CHt., M.NNLP., mengatakan, penyelenggaraan diskusi merupakan bagian dari komitmen komunitas dalam menjaga kearifan lokal. Menurut dia, pembahasan situs perlu dilakukan secara ilmiah dan diikuti upaya penyelamatan peninggalan sejarah.

“Yuesby ID Community merasa terpanggil untuk memfasilitasi ruang-ruang diskusi kebudayaan seperti Rembuk Budaya Sidoarjo ini. Temuan Misteri Situs Pendem Wonokoyo bukan sekadar cerita peninggalan masa lalu, melainkan bagian dari identitas sejarah Bumi Jenggolo yang wajib kita bedah secara ilmiah dan kita selamatkan bersama. Kami berharap dari Studio Yuesby ini lahir karya-karya narasi sejarah yang dapat diwariskan secara utuh kepada generasi muda,” ujar Dharma Charis di sela acara.

Aspek penelitian arkeologis turut menjadi perhatian. Tim Peneliti dan Pegiat Sejarah Budaya Sidoarjo, Dr. Machmud Supriyanto, S.H., M.H., menekankan perlunya ekskavasi lanjutan serta keterlibatan instansi terkait untuk meregistrasi objek diduga cagar budaya (ODCB) di Wonokoyo.

“Struktur bata berukuran besar di Situs Pendem Wonokoyo memiliki karakter arsitektur kuno yang sangat identik dengan pemukiman era era klasik Jawa Timur. Diskusi malam ini penting untuk menyusun peta rekomendasi awal bagi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) dan Pemkab Sidoarjo agar segera melakukan langkah perlindungan fisik serta penelitian ekskavasi lanjutan sebelum tapak situs rusak tergerus alih fungsi lahan,” tutur Dr. Machmud Supriyanto.

Baca Juga  Borobudur Dirawat, Yasti dan Mahastupa Jadi Fokus Konservasi

Rekomendasi perlindungan dinilai penting agar kondisi situs tidak rentan akibat perubahan penggunaan lahan. Melalui pertemuan tersebut, pegiat sejarah berharap dokumentasi tentang Situs Pendem Wonokoyo berkembang menjadi bahan edukasi kebudayaan bagi masyarakat. Kesadaran juga diharapkan tumbuh sehingga peninggalan leluhur di Sidoarjo tetap terjaga dan dapat dikenali generasi berikutnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Ketika kenaikan muka laut mengubah daratan Sundaland menjadi wilayah perairan, manusia prasejarah menghadapi tantangan mempertahankan sumber…

Budaya

Surabaya, Jatimmandiri.id – Tumbuhan tidak hanya tumbuh, berbunga, dan kemudian layu. Di tangan seniman botani, tumbuhan menjelma karya seni sekaligus…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Sebelum kenaikan muka laut mengubah wajah Sundaland, kawasan yang kini menjadi Laut Jawa merupakan bagian dari…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Dataran Sundaland yang dahulu terbuka kini berada di bawah laut, menyimpan peluang penelitian tentang kehidupan manusia…