Semarang, Jatimmandiri. id – Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil meraih pendanaan dari tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2026 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kampus itu berhasil meloloskan enam sub-proposal pendanaan dari berbagai organisasi kemahasiswaan.
“Capaian ini menjadi bukti komitmen mahasiswa UNDIP dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan,” ujar Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, dalam pernyataan resmi, minggu 31 Mei 2026.
Menurut Suharnomo, capaian itu sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi mahasiswa, dosen pendamping, dan seluruh tim yang telah bekerja keras hingga berhasil memperoleh pendanaan nasional. Kini tantangan berikutnya adalah memastikan setiap program dapat memberikan dampak yang terukur, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang didampingi” ujar Suharnomo menjelaskan.
Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Heru Susanto, mengapresiasi keenam tim yang lolos pendanaan. Namun ia mengingatkan bahwa keberhasilan ini membawa tantangan baru yang harus dijawab dengan kerja nyata merealisasikan apa yang telah dituliskan dalam sub-proposal.
“Kami Task Force Universitas Diponegoro sangat bersyukur atas capaian Undip yang lolos 6 tim PPK Ormawa,” ujar Heru.
Heru menekankan agar penerima program berjuang bersama memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat yang didampingi sekaligus menjunjung nilai Undip untuk lebih bermartabat dan bermanfaat.
“Untuk Ormawa Undip yang lain diharapkan lebih meningkatkan pendampingan di masyarakat agar Undip lebih bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat!” ujar Heru menambahkan.
Mahasiswa Tim Pelaksana PPK Ormawa juga menilai bahwa proses penyusunan proposal hingga seleksi akhir menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi, serta kemampuan problem solving di tengah masyarakat.
Enam tim PPK Ormawa Universitas Diponegoro yang berhasil memperoleh pendanaan, meliputi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP), Universitas Diponegoro melalui program
“Pemberdayaan Desa Lanjan melalui Hilirisasi Kopi Sejiwa Lan Java dalam Program Gerakan Kopi Bedaya (GKB) Guna Menciptakan Desa Wirausaha Berkelanjutan”.
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) S1 Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro melalui prpgram “NATHER: Inovasi Banana Bio-Leather melalui Pemberdayaan Ecopreneur untuk Menciptakan Ekonomi Berkelanjutan Desa Banyumeneng”.
Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro melalui program “SRIKANDI Naik Kelas: Transformasi Kelembagaan dan Ekspansi Pasar Pispong Kelurahan Pongangan Menuju Unit Usaha Berdampak dan Berkelanjutan”.
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (BEM FEB), Universitas Diponegoro melalui program “Transformasi Desa Bejaten Menuju Desa Cerdas, Berdaya, dan Berkelanjutan Melalui Pojok Literasi MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha).
Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HUMAKUA), Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Diponegoro melalui program “WE-SMARTA: Implementasi Smart Aquaculture untuk Optimalisasi Kualitas Air dan Produktivitas Budidaya Ikan di Desa Wedung, Demak”.
Forum Studi Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro melalui program “SAHABAT TANI: Sistem Cerdas Pengendalian Hama Tikus Berbasis Ultrasonik dan Biopeptisida dengan Energi Surya untuk Smart Farming Berkelanjutan Desa Brongkol”.










