Jatim

Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Sidoarjo Hingga Makan Bahu Jalan

Penulis: Dicky DeaEditor: Alif Bintang
×

Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Sidoarjo Hingga Makan Bahu Jalan

Sebarkan artikel ini
Ratusan pemotor tampak mengantre mengisi BBM di SPBU kawasan Sidoarjo.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pemandangan tak biasa menghiasi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sidoarjo selama beberapa hari terakhir.

Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat mengular hingga memakan sebagian bahu jalan utama di berbagai wilayah, mulai dari kawasan SPBU Pilang, Wonoayu, hingga SPBU Balongbendo, Kamis (15/10/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Fenomena antrean kendaraan pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite ini tak ayal memicu keresahan warga dan para pengguna jalan.

Selain memicu kemacetan lalu lintas lokal, situasi ini turut menyita waktu produktif masyarakat.

Salah seorang pengendara sepeda motor asal Balongbendo, Achmad Fauzi (38), mengaku terpaksa mengular hingga hampir satu jam demi mendapatkan Pertalite untuk menunjang operasional kerjanya sehari-hari.

“Kondisi di SPBU beberapa hari ini parah sekali, antreannya bisa sampai keluar jalan raya. Saya mau tidak mau harus ikutan antre panjang karena kalau pindah ke Pertamax harganya terasa sekali berat di kantong. Kita rakyat kecil ini sangat berharap stok Pertalite di setiap SPBU selalu aman dan tidak dibatasi, supaya tidak perlu mengantre berjam-jam seperti ini hanya untuk beli bahan bakar,” keluh Fauzi saat ditemui di lokasi antrean SPBU.

Menanggapi gejolak antrean dan kekhawatiran warga di Sidoarjo, pihak pengelola pasokan energi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memberikan penjelasan resmi mengenai akar penyebab penumpukan kendaraan tersebut.

Section Head Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Taufik Kurniawan, menegaskan bahwa tidak ada pemotongan maupun pengurangan kuota pasokan Pertalite ke SPBU di wilayah Sidoarjo.

Penumpukan antrean tersebut murni dipicu oleh lonjakan volume pembeli akibat migrasi konsumen secara masif.

“Dari data penyaluran kami, pasokan BBM jenis Pertalite ke seluruh SPBU di Sidoarjo sebenarnya dalam kondisi normal dan sangat mencukupi sesuai kuota harian. Namun, fenomena antrean mengular yang terjadi saat ini dipicu oleh pergeseran pola konsumsi masyarakat yang cukup masif, di mana pengguna kendaraan beralih dari BBM nonsubsidi (Pertamax series) ke BBM bersubsidi (Pertalite) akibat penyesuaian faktor ekonomi masyarakat,” paparnya.

Baca Juga  Bupati Rote Ndao Duga Kelangkaan Pertalite akibat Mafia BBM

Guna mengatasi permasalahan ini, Pertamina Patra Niaga bersama Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus memantau skema penyaluran di lapangan.

Pihaknya juga menyiagakan armada mobil tangki tambahan guna mengurai antrean panjang di titik-titik SPBU yang mengalami lonjakan permintaan tinggi.

“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena stok di terminal BBM sangat aman,” terang Taufik.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *