ꦧꦸꦢꦪ

Lestarikan Warisan Leluhur, Siswa SD Antawirya Tulis Aksara Jawa Sepanjang 600 Meter

Penulis: Dicky DeaEditor: Ayn
×

Lestarikan Warisan Leluhur, Siswa SD Antawirya Tulis Aksara Jawa Sepanjang 600 Meter

Sebarkan artikel ini
Ratusan siswa SD Antawirya Sidoarjo menggelar aksi kolosal menulis Aksara Jawa sepanjang 600 meter di atas kain.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pelestarian budaya Jawa mendapat ruang kreatif di SD Antawirya Islamic Center Sidoarjo. Ratusan siswa menuliskan aksara Jawa di atas kain putih sepanjang 600 meter, Rabu (14/10/2026), sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap warisan leluhur sekaligus memperkuat pendidikan karakter sejak dini.

Kegiatan kolosal tersebut tidak hanya diarahkan untuk membidik rekor, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan literasi budaya kepada generasi muda. Para siswa menorehkan beragam kata mutiara dan pitutur luhur berbahasa Jawa, termasuk filosofi becik ketitik, ala ketara yang mengajarkan bahwa kebaikan dan keburukan pada akhirnya akan terungkap.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala SD Antawirya Islamic Center Sidoarjo, Sumarno, S.Pd., mengatakan, kegiatan berskala besar itu dirancang untuk membangun kebanggaan siswa terhadap identitas budaya daerah di tengah perkembangan teknologi digital.

“Aksi menulis Aksara Jawa sepanjang 600 meter ini merupakan komitmen sekolah kami untuk menanamkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Kami ingin anak-anak sejak dini mengenal dan mencintai identitasnya sebagai generasi Jawa yang berbudaya,” ujar Sumarno.

Menurut dia, pesan moral dalam pitutur luhur yang ditulis siswa juga menjadi media pembelajaran tentang kejujuran dan budi pekerti. Dengan terlibat langsung, anak-anak diharapkan tidak sekadar mengenal bentuk aksara, tetapi memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda), Ribut Wijoto. Ia menilai pendekatan edukasi melalui praktik langsung dapat membantu menjaga keberlanjutan tradisi di kalangan generasi muda.

“Aksara Jawa bukan sekadar deretan huruf kuno, melainkan kristalisasi nilai filosofi hidup bangsa kita yang tinggi,” ungkap Ribut. Ia berharap kegiatan serupa ditiru sekolah lain agar pelestarian budaya semakin meluas.

Setelah seluruh permukaan kain terisi, karya sepanjang lebih dari setengah kilometer itu direncanakan dipajang di area publik sekolah. Kain tersebut akan menjadi monumen pengingat sekaligus media edukasi kebudayaan bagi masyarakat.

Baca Juga  Urban Roots Festival 2026 Libatkan 38 Daerah Jatim
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Terumbu karang dapat menyimpan petunjuk tentang perubahan lingkungan laut selama ribuan tahun, termasuk kapan organisme itu…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Kedalaman dan bentuk dasar laut Gosong Gia tidak dapat dijelaskan hanya melalui kenaikan permukaan laut, karena…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Kenaikan permukaan laut setelah zaman es mengubah Sundaland dari bentang daratan luas menjadi wilayah yang sebagian…