BeritaBerita DaerahJatim

Sepekan 6.149 Kasus ISPA di Sidoarjo

Penulis: DickyEditor: ibn
×

Sepekan 6.149 Kasus ISPA di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Tim medis memeriksa anak yang sedang mengalami ISPA di Sidoarjo. Dicky
Example 468x60

Sidoarjo, Jatim Mandiri – Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mencatat akumulasi 6.149 laporan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam sepekan terakhir. Atas kondisi ini, masyarakat diimbau kembali menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak dan lansia, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang tak kunjung membaik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., mengatakan tren laporan kasus mulai melandai pada pertengahan Oktober. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan di tengah cuaca panas dan paparan debu.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Data akumulasi yang masuk ke sistem kami memang sempat menembus angka 6.149 laporan dalam sepekan. Meskipun grafik memasuki pertengahan Oktober ini sudah mulai menunjukkan tren melandai, kami meminta seluruh masyarakat Sidoarjo untuk tetap waspada. Cuaca panas ekstrem antara 35 hingga 36 derajat Celsius disertai angin kencang sangat cepat memicu iritasi saluran pernapasan. Kami sangat menyarankan warga, terutama anak-anak dan lansia, untuk kembali disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Lakhsmie, Selasa (13/10).

Dinkes memastikan persediaan obat-obatan di seluruh puskesmas masih mencukupi untuk mendukung pelayanan kesehatan. Petugas juga terus memberikan penanganan dan edukasi kepada pasien agar tidak melakukan diagnosis sendiri tanpa pemeriksaan medis.

Kepala Puskesmas Sidoarjo Kota, dr. H. Erwin Berthaningrum, M.Kes., mengatakan pasien dengan keluhan batuk, pilek, dan demam mendapatkan penanganan sesuai kondisi kesehatannya.

“Selain memberikan terapi obat, kami juga menekankan pentingnya kecukupan hidrasi cairan tubuh di tengah cuaca terik ini,” ungkap Erwin.

Ia mengimbau warga segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila gejala tidak membaik dalam tiga hari untuk mengantisipasi kemungkinan infeksi yang lebih berat. Masyarakat juga diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kecukupan cairan, serta menggunakan masker ketika berada di lingkungan berdebu. Langkah pencegahan tersebut diharapkan membantu menekan penambahan kasus dan menjaga kesehatan warga.

Baca Juga  Juanda Beroperasi 24 Jam, 54 Penerbangan Batal

Di sisi lain, pekan ini juga menjadi salah satu momen cuaca dengan suhu sangat panas di Surabaya dan sekitarnya. Hal ini tak lepas dari fenomena kulimansi matahari, yakni kondisi ketika posisi Matahari tepat di atas kepala atau titik zenit.

Melansir akun Instagram resmi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, kulminasi matahari di Kota Surabaya terjadi pada Senin lalu (12/10). “Data BMKG menunjukkan ketika terjadi El Nino, memang suhu di Jawa Timur naik,” terang JF Ahli Muda BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur Andang Kurniawan saat dihubungi detikJatim.

Paparan sinar matahari yang kuat dapat membuat udara terasa lebih panas, terutama saat warga Surabaya beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Kelembapan udara yang tinggi juga dapat membuat keringat lebih sulit menguap sehingga tubuh terasa lebih gerah.

Meski demikian, kulminasi matahari tidak serta-merta menyebabkan suhu udara meningkat drastis. Kondisi suhu di suatu wilayah juga dipengaruhi faktor lain, termasuk kondisi atmosfer dan cuaca setempat.

Untuk mengurangi risiko akibat cuaca terik, masyarakat tetap disarankan menjaga kecukupan cairan tubuh, membatasi aktivitas di luar ruangan saat cuaca terik, dan menggunakan tabir surya (sunscreen) untuk melindungi kulit. Warga Surabaya juga dapat memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. (dea/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Pola melingkar di dasar Laut Jawa menjadi petunjuk menarik, tetapi bentuk simetri belum membuktikan jejak kota…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Desakan politik terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berlanjut melalui dorongan hak angket di DPR, rencana pelaporan…

Berita

Pamekasan, Jatim Mandiri Madura United FC bertekad bangkit pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027. Menghadapi tim tangguh Bhayangkara FC,…