Ekbis

Sarmuji Terima Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya

Penulis: Hari AgungEditor: Ayn
×

Sarmuji Terima Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya

Sebarkan artikel ini
Menteri Perindustrian RI Muhammad Sarmuji menerima penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas dari Pemprov Jatim.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Penguatan industri dan investasi menjadi pekerjaan penting Jawa Timur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesejahteraan masyarakat. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai pengembangan kawasan industri berbasis potensi lokal perlu menjadi salah satu strategi utama daerah memasuki usia ke-81 tahun.

Pandangan tersebut disampaikan Sarmuji setelah menerima tanda kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan itu diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi, rekam jejak, dan kontribusi Sarmuji dalam mendukung pembangunan serta kemajuan masyarakat Jawa Timur.

Usai upacara, Sarmuji mengapresiasi kepemimpinan Khofifah bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilainya konsisten mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Perhatian yang diberikan oleh pemerintah provinsi terhadap masyarakat Jawa Timur menjadi dorongan bagi berbagai pihak untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” ujar Sarmuji.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar itu juga menyoroti capaian ekonomi Jawa Timur. Mengacu pada data yang disampaikan Khofifah, pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut melampaui rata-rata nasional dan menjadi yang tertinggi di antara provinsi-provinsi di Pulau Jawa.

Menurut Sarmuji, capaian itu mencerminkan upaya pemerintah daerah menjaga iklim usaha dan membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang. Tantangan berikutnya ialah memastikan momentum tersebut menghasilkan nilai tambah melalui transformasi industri dan hilirisasi.

Ia menegaskan, pengembangan industri tidak bisa menggunakan pendekatan seragam. Setiap kabupaten dan kota perlu mengoptimalkan potensi serta keunggulan lokal agar mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

“Memasuki usia ke-81, Jawa Timur memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan daya saing, terutama melalui pengembangan sektor industri. Potensi tersebut perlu disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah,” jelasnya.

Baca Juga  Ekonomi Tumbuh 5,29 Percent, Said Abdullah Soroti Industri

Sarmuji juga menempatkan kawasan industri sebagai pengungkit investasi. Agar berfungsi optimal, kawasan tersebut membutuhkan infrastruktur dan konektivitas terpadu, kepastian tata ruang serta legalitas lahan, dan pelayanan perizinan yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

“Dengan dukungan tersebut, kawasan industri diharapkan mampu menarik investasi, memperluas aktivitas ekonomi, dan membuka peluang pertumbuhan baru bagi daerah,” tandasnya.

Sinergi kebijakan pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Timur diharapkan menjadikan provinsi ini semakin kompetitif sebagai pusat manufaktur nasional, sekaligus memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *