Edu-Life & Sport

Jatim Siapkan Rp50 Miliar untuk 50 Ribu Siswa

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Jatim Siapkan Rp50 Miliar untuk 50 Ribu Siswa

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Magetan Nanik Endang dan jajaran saat menyerahkan bantuan biaya pendidikan bagi murid afirmasi jenjang SMA, SMK, dan SLB di SMAN 2 Magetan.
Example 468x60

Magetan, Jatimmandiri.id – Sebanyak 50.000 siswa SMA, SMK, dan SLB dari keluarga prasejahtera di Jawa Timur mendapat alokasi bantuan biaya pendidikan afirmasi senilai total Rp50 miliar pada 2026. Program Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan siswa agar kesulitan ekonomi tidak menghalangi mereka menyelesaikan sekolah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan menyasar siswa kelas X, XI, dan XII di sekolah negeri maupun swasta. Setiap penerima dialokasikan Rp1 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan menunjang kegiatan belajar.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Bantuan ini jangan hanya dilihat dari nilai nominalnya. Di balik setiap bantuan, ada cita-cita anak yang harus dijaga, perjuangan orang tua yang harus didukung, serta masa depan yang harus dipersiapkan bersama,” kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Magetan, Minggu.

Anggaran tersebut terbagi menjadi Rp4,275 miliar untuk 4.275 siswa melalui APBD murni dan tambahan Rp45,725 miliar bagi 45.725 siswa melalui Perubahan APBD (P-APBD).

Menjelang Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Khofifah menyerahkan bantuan senilai Rp1,156 miliar kepada 1.156 siswa di SMAN 2 Magetan. Rinciannya, 110 siswa menerima alokasi dari APBD murni sebesar Rp110 juta, sedangkan 1.046 siswa lainnya masuk dalam P-APBD dengan anggaran Rp1,046 miliar. Berdasarkan jenjang, penerima terdiri atas 406 siswa SMA, 596 siswa SMK, dan 154 siswa SLB.

Bantuan serupa diserahkan di SMKN 1 Kademangan, Kabupaten Blitar, kepada 225 siswa penerima APBD murni dengan total anggaran Rp225 juta. Mereka terdiri atas 141 siswa dari Kabupaten Blitar dan 84 siswa dari Kota Blitar.

Secara keseluruhan, alokasi untuk wilayah Blitar Raya mencapai Rp2,25 miliar bagi 2.250 siswa. Jumlah tersebut mencakup 225 siswa melalui APBD murni dan tambahan 2.025 siswa melalui P-APBD. Berdasarkan jenjang, penerima terdiri atas 315 siswa SMA, 608 siswa SMK, dan 1.327 siswa SLB. Sebanyak 1.279 siswa berasal dari Kabupaten Blitar dan 971 siswa dari Kota Blitar.

Baca Juga  Film Bisa Jadi Senjata Lawan Judol dan Pinjol

Khofifah menegaskan, program afirmasi menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan inklusif sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menjelaskan, bantuan tersebut tidak dapat diterima bersamaan dengan program bantuan sejenis, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH), sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap dana bantuan digunakan untuk kebutuhan pembelajaran dan perlengkapan sekolah sehingga meringankan beban keluarga. Dengan dukungan tersebut, siswa diharapkan dapat terus belajar dan mempersiapkan masa depan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *