Bandar Lampung, Jatimmandiri.id- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong seluruh sivitas akademika agar mengarahkan inovasi dalam negeri untuk dapat diindustrialisasikan.
Mendiktisaintek menyebut banyak perguruan tinggi di Indonesia yang kompeten dalam menciptakan beragam teknologi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satunya Universitas Bandar Lampung (UBL) yang mampu menciptakan robot ATM, virtual assistant for safety, automatic guided vehicle, nanosatelit, mesin pemotong baja otomatis, hingga kursi transfer elektrik linear.
“Saya perhatikan apa yang sudah dilakukan oleh bapak/ibu, sivitas akademika ini sudah sesuai dengan arah perkembangan apa yang diinginkan oleh bangsa kita, apa yang senantiasa diarahkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tinggal nanti kita hubungkan, link and match dengan industri,” katanya di Jakarta, Rabu.
Mendiktisaintek menjelaskan keterhubungan perguruan tinggi dengan industri diperlukan, agar karya yang telah dikembangkan dapat memasuki tahap implementasi dan komersialisasi.
“Kami tentu sangat senang juga, nanti bisa membawa karya-karya ini untuk diimplementasikan ya, dicarikan partner industri yang siap untuk melakukan komersialisasi,” ujar dia.
Menteri Brian juga mendorong berbagai produk inovasi untuk dapat dikembangkan melalui pembuatan prototipe dan pencarian mitra industri.
Mendiktisaintek menyampaikan bahwa pengembangan tersebut dapat diperkuat melalui koordinasi dengan kementerian terkait, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing inovasi.
Penguatan keterhubungan antara perguruan tinggi dan industri, diharapkan dapat membuka peluang bagi lahirnya industri baru berbasis sains dan teknologi.
Upaya tersebut sekaligus memperluas pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi agar tidak berhenti pada tahap pengembangan, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Bangsa kita saat ini sedang menuju industrialisasi, menuju munculnya industri-industri baru berbasis sains dan teknologi. Tentu industri ini harus tumbuh dari lingkungan kampus,” ucap Brian Yuliarto.












