Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo menyiapkan karya seni untuk memperingati 50 tahun Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya. Tim Media PA Sidoarjo kini mematangkan puisi kolosal bertema “Cagar Budaya yang Mendunia” yang akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan milad emas tersebut.
Karya ini menjadi upaya PA Sidoarjo menghadirkan pesan pelestarian sejarah melalui medium seni. Institusi peradilan tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan perkara dan penegakan hukum, tetapi juga mengambil bagian dalam menjaga ingatan masyarakat terhadap sejarah serta kekayaan cagar budaya.
Ketua PA Sidoarjo Siti Hanifah, S.Ag., M.H., mengatakan persiapan pementasan dikawal pimpinan internal agar pesan sejarah dan nilai estetika yang dibawa karya tersebut dapat tersampaikan dengan baik.
“Kami ingin menyuguhkan sesuatu yang berbeda dan mendalam pada perayaan Milad ke-50 PTA Surabaya tahun ini. Melalui puisi kolosal bertema cagar budaya ini, kami mencoba menyatukan visi peradilan yang modern dengan nilai-nilai luhur sejarah bangsa. Cagar budaya adalah identitas kita yang harus terus disuarakan agar tetap mendunia,” ujar Siti saat memberikan keterangan di sela persiapan teknis, Rabu (7/10/2026).
Selain mengangkat budaya, puisi kolosal tersebut dirancang menjadi media refleksi moral dan etika bagi aparatur peradilan di Jawa Timur, khususnya Sidoarjo. Nilai integritas diharapkan tercermin melalui simbol bangunan bersejarah yang tetap kokoh melewati berbagai zaman.
Koordinator Tim Kreatif dan Dokumentasi Media PA Sidoarjo mengatakan proses produksi dilakukan secara intensif, mulai penyusunan bait hingga persiapan seni pertunjukan dan dokumentasi.
“Tim media kami bekerja keras menyusun bait demi bait agar nilai estetika seni pertunjukan dan pesan edukasi sejarahnya tersampaikan secara utuh kepada publik. Kami berharap karya budaya dari Sidoarjo ini mampu memberikan kesan mendalam sekaligus memicu semangat pelestarian warisan daerah di lingkungan instansi pemerintahan lainnya,” ungkapnya.
Pementasan sekaligus perilisan video puisi kolosal tersebut dijadwalkan menjadi salah satu agenda utama perayaan 50 tahun PTA Surabaya yang diikuti seluruh satuan kerja pengadilan agama se-Jawa Timur.












