Mataram, Jatim Mandiri – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa terdapat empat sekolah yang tidak menjadi penerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis karena dinilai sudah mandiri.
“Dari laporan kami, sekitar empat sekolah yang tidak jadi penerima manfaat MBG merupakan sekolah swasta yang siswanya tergolong mampu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Yusuf di Mataram, Rabu (07/10).
Adapun beberapa sekolah yang tidak menerima program tersebut meliputi Al Wildan Islamic School, Nusa Alam, serta Stella Gracia School. Yusuf menjelaskan bahwa kondisi tersebut tidak menimbulkan masalah karena sekolah-sekolah swasta itu dinilai mampu menyediakan kebutuhan makan dan minum bagi para siswanya secara mandiri.
Selain itu, Yusuf menegaskan bahwa seluruh sekolah negeri di wilayahnya dipastikan telah terdaftar sebagai penerima manfaat.
“Untuk sekolah-sekolah negeri, kami pastikan sejauh sudah menjadi penerima manfaat MBG. Tidak ada sekolah negeri yang menolak Program MBG,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Pemkot Mataram juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana perubahan pola distribusi makanan.
“Kalau MBG diberikan dengan sistem prasmanan bisa lebih baik. Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pemerintah melalui Badan Gizi Nasional,” pungkasnya.












