Pasuruan, Jatim Mandiri
KUA Winongan membekali 30 calon pengantin melalui Bimbingan Perkawinan Angkatan XIV untuk memperkuat kesiapan mental, spiritual, sosial, dan kesehatan reproduksi sebelum berumah tangga. Pembekalan mencakup komunikasi pasangan, pembagian tanggung jawab, resolusi konflik, serta pemenuhan hak dan kewajiban untuk membangun keluarga harmonis.
Kepala KUA Winongan Nur Khotib mengatakan, perkawinan bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, agama, dan hukum, tetapi awal perjalanan membangun keluarga.
“Bimbingan perkawinan ini menjadi momentum penting bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara mental, spiritual, dan sosial,” ujar Khotib, Senin (5/10).
Ia berharap pembekalan tersebut membantu peserta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah setelah menikah. Program Bimwin juga memberikan materi mengenai tata kelola keluarga, komunikasi efektif, pembagian tanggung jawab, serta strategi menyelesaikan persoalan rumah tangga.
Penyuluh Agama Islam KUA Winongan Abd. Rohman menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan materi praktis mengenai resolusi konflik, komunikasi efektif antara suami dan istri, serta pemenuhan hak dan kewajiban.
Materi diberikan dengan menekankan pentingnya sikap saling menghargai dalam kehidupan berkeluarga. Pembekalan kesehatan reproduksi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. (ebs/ibn)












