Olahraga

Bagas Maulana/Apriyani Rahayu Tembus Perempat Final Polytron Surabaya International Challenge 2026

Penulis: redaksiEditor: Eko Yudiono
×

Bagas Maulana/Apriyani Rahayu Tembus Perempat Final Polytron Surabaya International Challenge 2026

Sebarkan artikel ini
Bagas Maulana/Apriyani Rahayu mengalahkan wakil Singapura dalam tiga gim dan melaju ke perempat final Polytron Surabaya International Challenge 2026.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Pasangan ganda campuran Indonesia Bagas Maulana/Apriyani Rahayu harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke babak perempat final Polytron Surabaya International Challenge 2026.

Tampil pada babak 32 besar (R32), Rabu (23/9/2026), unggulan kelima tersebut mengalahkan wakil Singapura Nge Joo Jin/Tay Andrea Jacqui melalui pertarungan tiga gim.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bagas/Apriyani sempat kehilangan gim pertama dengan skor 19-21. Namun, mereka mampu bangkit dan mengamankan dua gim berikutnya dengan skor 21-16, 21-16.

Bagas mengakui permainan mereka belum maksimal pada pertandingan tersebut. Menurutnya, ia berusaha meningkatkan tempo dan atmosfer permainan agar penampilan bersama Apriyani bisa lebih berkembang.

“Pertandingan hari ini kami bermain kurang baik, tetapi tadi saya mencoba meningkatkan hawa permainan supaya bisa meningkat,” kata Bagas.

Menghadapi pertandingan berikutnya, Bagas menyebut aspek awal permainan menjadi salah satu hal yang perlu diperbaiki.

“Untuk besok kami perlu meningkatkan lagi untuk start-nya,” ujarnya.

Sementara itu, Apriyani menilai permainan mereka pada gim pertama masih terlalu nyaman sehingga belum mampu menemukan pola permainan yang tepat.

“Di game pertama saya terlalu nyaman mainnya dan di dua game selanjutnya kami mencoba untuk terus mencari-cari permainan yang pas karena kami juga belum dapat feeling mainnya,” tutur Apriyani.

Apriyani juga mengakui bahwa chemistry bersama Bagas masih perlu dibangun. Keduanya terus berupaya menjaga komunikasi, baik saat berada di lapangan maupun di luar pertandingan.

“Untuk chemistry, kami masih harus meningkatkan lagi. Bagas juga mencoba untuk terus menjaga komunikasi dengan saya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” jelasnya.

Selain chemistry, posisi bermain juga menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan tersebut. Keduanya sama-sama memiliki latar belakang sebagai pemain ganda sehingga masih membutuhkan penyesuaian ketika tampil sebagai pasangan ganda campuran.

Baca Juga  Lawan PSIS Semarang, Bernardo Tavares Jadikan Laga Anniversary Ujian Perkembangan Persebaya

“Secara permainan kami masih kagok di posisi saja, karena kami sama-sama dari pemain ganda dan ini harus kami tingkatkan,” kata Apriyani.

Kemenangan atas pasangan Singapura tersebut menjadi modal bagi Bagas/Apriyani untuk melangkah ke babak berikutnya. Mereka masih harus meningkatkan konsistensi permainan, komunikasi, serta penempatan posisi agar mampu tampil lebih solid pada pertandingan selanjutnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Aichi, Jatim Mandiri Kesuksesan Nurisa Dian Ashrifah mengukir sejarah dengan meraih emas pertama Indonesia dari panahan di Asian Games langsung…

Berita

Aichi, Jatim Mandiri Kontingen Indonesia harus puas dengan tambahan satu emas dari tiga partai final pada Asian Games 2026, Kamis…

Berita

Aichi-Nagoya, Jatim Mandiri Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia sukses melaju ke final Asian Games 2026 setelah menundukkan Mongolia…

Berita

Sumenep, Jatim Mandiri — Pemkab Sumenep menyiapkan pembinaan sepak bola berjenjang melalui turnamen antarsekolah dasar dan kelompok U-17 pada Oktober…