Surabaya, Jatimmandiri.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengajak perempuan membudayakan hidup sehat dan aktif melalui jurus “CANTIK”. Formula tersebut diperkenalkan dalam workshop kesehatan DWP Sub-Fakultas Vokasi Unesa di Kampus I Ketintang, Surabaya, Senin (21/9/2026).
CANTIK merupakan singkatan dari Cerdas Atur Nutrisi, Tidur, Aktivitas Fisik, dan Pikiran. Pakar Kepelatihan Olahraga Fakultas Vokasi Unesa, Kunjung Ashadi, yang menjadi narasumber, memaparkan cara sederhana menjaga kebugaran di tengah kesibukan sehari-hari.
Menurut Kunjung, kualitas hidup perempuan turut ditentukan kebiasaan yang dijalankan setiap hari. Ia mengingatkan risiko penumpukan lemak dalam atau visceral fat yang sering tidak disadari karena dapat menjadi salah satu faktor risiko penyakit degeneratif, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung.
“Sebanyak 80 persen kondisi kesehatan seseorang ditentukan oleh pengelolaan gaya hidup, sementara faktor genetik hanya berkontribusi sekitar 20 persen. Kunci utamanya terletak pada konsistensi dalam menjaga pola harian,” ucapnya.
Empat pilar CANTIK dapat diterapkan secara bertahap. Pada aspek nutrisi, asupan gula dibatasi maksimal empat sendok makan dan garam satu sendok teh per hari. Pilar tidur menekankan pola istirahat berkualitas selama 7 hingga 9 jam sehari.
Selanjutnya, aktivitas fisik dianjurkan 150 hingga 300 menit per minggu atau dapat dicicil 30 menit setiap hari. Gerak tubuh penting untuk menjaga massa otot dan kesehatan tulang. Pilar terakhir adalah pikiran, yakni kemampuan mengelola stres untuk menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan mental.
Ketua DWP Unesa Endang Purnomowati Nurhasan mengajak anggota DWP melawan budaya mager.
“Kesempatan untuk bergerak itu sering kali terasa sulit bukan karena tidak ada waktu, melainkan karena kita mager. Padahal, menyempatkan diri untuk bergerak secara rutin sangat penting agar tubuh kita tetap bugar dan produktif,” ujarnya.
Ketua pelaksana Tuti Noer Karyati Utami berharap kebiasaan sehat dimulai dari aktivitas sederhana.
“Semoga pola hidup sehat dan aktif ini bisa mulai kita terapkan sekarang. Tidak harus dari olahraga yang berat, tetapi dari hal-hal sederhana seperti jalan kaki rutin saat pagi atau sore. Harapannya, kita bisa semakin sehat dan bugar,” harapnya.












