JatimPolda Jatim

Sakit Saat Mengemudi, Sopir Truk Meninggal Usai Tabrak Pagar Pabrik di Jetis

Penulis: Ayu SukmaEditor: Alif Bintang
×

Sakit Saat Mengemudi, Sopir Truk Meninggal Usai Tabrak Pagar Pabrik di Jetis

Sebarkan artikel ini
Truk yang dikendarai korban menabrak tembok pembatas.
Example 468x60

Mojokerto, Jatimmandiri.id – Sebuah insiden kecelakaan tunggal merenggut nyawa seorang sopir dump truk di kawasan industri PT Kasmaji, Jalan Raya Jetis–Perning, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (14/9/2026) sore.

Korban menghembuskan napas terakhir setelah armada yang dikemudikannya hilang kendali hingga menabrak pagar pabrik.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Korban teridentifikasi bernama Hariyanto (51), warga Dusun Klampisan, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Sebelum musibah terjadi, korban diketahui baru saja menyelesaikan aktivitas bongkar muat batu bara menggunakan dump truk hijau berpelat nomor L 9168 UO.

Kapolsek Jetis, AKP Edi Purwo Santoso, membenarkan adanya peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut.

“Kejadian kecelakaan tunggal tersebut terjadi di area Pabrik PT Kasmaji,” kata Kapolsek, Selasa (15/9/2026) siang.

Berdasarkan penuturan saksi di lokasi, korban sempat turun dari kabin kendaraan untuk mencuci muka dan tangan usai membongkar muatan.

Saat itulah korban mendadak merasa mual. Meski kondisi fisiknya menurun, korban tetap naik kembali ke kabin untuk membawa truk kosong tersebut keluar dari area pabrik.

Namun nahas, sesaat setelah berjalan, laju truk mendadak tidak terkendali hingga meluncur deras dan menghantam pagar bagian utara PT Kasmaji.

“Setelah korban dikeluarkan dari dalam truk, kondisi korban tidak sadarkan diri dan mengeluarkan suara dengkuran. Korban juga mengalami luka sobek pada bagian kepala depan,” tambah Kapolsek.

Pihak manajemen perusahaan langsung berkoordinasi dengan Polsek Jetis serta Puskesmas Jetis.

Tim medis yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan, namun nyawa korban sudah tidak tertolong.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Kota Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut.

Kondisi kesehatan korban diduga menjadi pemicu utama kecelakaan tersebut.

Sebelum kejadian, korban diketahui memang sedang dalam kondisi kurang fit.

Baca Juga  Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 5 Alat Berat Normalisasi Sungai di Tanggulangin dan Candi

“Menurut keterangan istri korban dan anaknya bahwa dalam minggu ini korban mengalami sering sakit di area dada dan masih minum obat,” ungkapnya.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan memilih untuk tidak melanjutkan prosedur medis lanjutan.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut,” tandas Kapolsek.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Ratusan truk dan kendaraan towing dari Gerakan Sopir Truk Jawa Timur (GSJT) memblokade dua lajur Jalan Jagir…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Tiga anggota DPRD dari Kabupaten Malang, Banyuwangi, dan Situbondo disebut diamankan dalam penggerebekan dugaan penyalahgunaan narkoba oleh…