Edu-Life & SportEkbisJatim

Dari Industri Hingga Akademisi: Abah Gik Sinergikan Manufaktur Skala Nasional dan Kepedulian Sosial

×

Dari Industri Hingga Akademisi: Abah Gik Sinergikan Manufaktur Skala Nasional dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Pemilik Sarana Group Ir H Sugiono Adi Salam MM IPU ACPE.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Komitmen nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah ditunjukkan oleh pengusaha asal Sidoarjo, Ir H Sugiono Adi Salam MM IPU ACPE.

Pria yang akrab disapa Abah Gik ini terus memacu ekspansi bisnisnya di sektor riil melalui Sarana Group. Hal tersebut membuktikan bahwa daya saing industri dalam negeri mampu tumbuh pesat dan berani bersaing.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di bawah kepemimpinannya, Sarana Group kini menaungi sekitar 14 anak perusahaan.

Salah satu unit usaha unggulannya, Bandell Lighting, sukses menembus peta industri pencahayaan makro dan Penerangan Jalan Umum (PJU) skala nasional sekaligus mematahkan dominasi produk impor di sektor utilitas publik.

Kualitas produk Bandell Lighting kini dipercaya memperkuat berbagai fasilitas vital, seperti sistem pencahayaan makro Stadion Gelora Delta Sidoarjo, jaringan PJU jalan utama di berbagai daerah Jawa Timur maupun luar pulau, hingga gedung perkantoran skala besar.

“Kemandirian ekonomi daerah hanya bisa dicapai jika kita bangga dan konsisten mengandalkan kualitas produk buatan anak bangsa sendiri,” tegas Abah Gik, Rabu (2/9/2026).

Selain fokus membangun imperium manufaktur, Abah Gik aktif memperkuat jejaring profesional dan akademis.

Memangku posisi sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Sidoarjo dan Penasihat Kadin Sidoarjo bidang energi, ia rutin menjembatani sektor industri dengan kampus.

Perannya sebagai Ketua Dewan Pakar IKA Universitas Ciputra Surabaya serta dosen tamu pascasarjana dimanfaatkan untuk mentransfer jiwa kewirausahaan dan teknologi kepada generasi muda.

Langkah bisnis visioner ini diselaraskan dengan aksi sosial berkelanjutan.

Melalui Crisis Center Dhuafa (CCD), lembaga independen yang didirikannya, Abah Gik turun langsung menyisir dan mendampingi warga kurang mampu di pelosok Sidoarjo.

Sinergi antara manuver bisnis nasional dan kepekaan sosial ini mengukuhkan perannya sebagai penggerak ekonomi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  YLC Peradi Surabaya Helat Solidarity Camp 2026, Rama Dhanikusuma: Perkuat Regenerasi Advokat
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *