Lifestyle

Tips Tetap Fit Usai Menyantap Gulai dan Opor saat Iduladha

×

Tips Tetap Fit Usai Menyantap Gulai dan Opor saat Iduladha

Sebarkan artikel ini
Meski lezat dan menggugah selera, makanan bersantan dan olahan daging berlemak tetap perlu dikonsumsi secara bijak agar kesehatan tubuh tetap terjaga.freepik.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id — Hari Raya Iduladha identik dengan momen berbagi dan menikmati hidangan berbahan daging kurban bersama keluarga.

Mulai dari gulai kambing, kare sapi, tongseng, hingga opor bersantan menjadi sajian favorit yang hampir selalu hadir di meja makan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Meski lezat dan menggugah selera, makanan bersantan dan olahan daging berlemak tetap perlu dikonsumsi secara bijak agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Konsumsi berlebihan dapat memicu kolesterol naik, gangguan pencernaan, hingga tubuh terasa lemas.

Agar tubuh tetap fit setelah menyantap hidangan khas Iduladha, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan.

1. Batasi Porsi Makanan Bersantan

Masakan seperti gulai, kare, dan opor memang sulit ditolak. Namun, sebaiknya konsumsi dalam porsi secukupnya. Hindari makan berlebihan, terutama makanan dengan kandungan santan pekat dan minyak tinggi.

Mengatur porsi makan dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan mencegah tubuh terasa begah setelah makan.

2. Perbanyak Minum Air Putih

Setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak dan santan, tubuh membutuhkan cukup cairan agar metabolisme tetap lancar. Air putih membantu proses pencernaan sekaligus mengurangi rasa enek akibat makanan bersantan.

Biasakan minum air putih minimal delapan gelas sehari agar tubuh tetap segar.

3. Imbangi dengan Sayur dan Buah

Saat menyantap olahan daging, jangan lupa menambahkan sayur dan buah dalam menu harian. Kandungan serat pada sayuran dan buah membantu melancarkan pencernaan serta menurunkan penyerapan lemak berlebih.

Buah seperti pepaya, jeruk, semangka, dan apel cocok dikonsumsi setelah makan berat.

4. Kurangi Minuman Manis Berlebihan

Selain makanan bersantan, minuman manis juga sering menjadi pelengkap saat Iduladha. Konsumsi gula berlebih justru dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Baca Juga  Literasi Finansial Jadi Kunci Perempuan Wujudkan Rumah Impian dan Stabilitas Keluarga

Sebagai alternatif, pilih teh hangat tanpa gula atau infused water agar tubuh tetap segar tanpa tambahan kalori berlebih.

5. Tetap Aktif Bergerak

Setelah menikmati hidangan Iduladha, usahakan tubuh tetap aktif bergerak. Tidak harus olahraga berat, aktivitas ringan seperti berjalan kaki, bersepeda santai, atau membersihkan rumah sudah cukup membantu membakar kalori.

Aktivitas fisik juga membantu tubuh tetap bugar dan mengurangi rasa kantuk setelah makan.

6. Hindari Langsung Tidur Setelah Makan

Kebiasaan langsung tidur setelah makan besar sebaiknya dihindari. Hal tersebut dapat memicu gangguan pencernaan dan membuat tubuh terasa tidak nyaman.

Berikan jeda sekitar dua hingga tiga jam sebelum beristirahat agar makanan tercerna dengan baik.

7. Pilih Daging dengan Lemak Lebih Sedikit

Saat mengolah daging kurban, pilih bagian daging yang tidak terlalu berlemak. Selain lebih sehat, cara ini juga membantu mengurangi kadar lemak jenuh dalam makanan.

Pengolahan dengan cara direbus, dipanggang, atau menggunakan santan secukupnya juga bisa menjadi pilihan lebih sehat.

Iduladha memang menjadi momen penuh kebersamaan dan berbagi kebahagiaan. Namun, menjaga pola makan tetap penting agar tubuh tetap sehat dan bugar selama menikmati hidangan khas Lebaran Kurban bersama keluarga.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *