Edu-Life & Sport

Naomi Osaka Singkirkan Aryna Sabalenka di Wimbledon 2026, Lolos ke Perempat Final dengan Kejutan Besar

×

Naomi Osaka Singkirkan Aryna Sabalenka di Wimbledon 2026, Lolos ke Perempat Final dengan Kejutan Besar

Sebarkan artikel ini
Naomi Osaka mengalahkan Aryna Sabalenka 6-2, 7-6 pada babak 16 besar Wimbledon 2026. Kemenangan mengejutkan ini mengantarkan Osaka ke perempat final sekaligus membuka persaingan gelar juara Grand Slam semakin terbuka.
Example 468x60

Jatimmandiri.id – Kejutan besar terjadi di babak 16 besar Wimbledon 2026. Petenis Jepang Naomi Osaka berhasil menumbangkan unggulan pertama dunia, Aryna Sabalenka, dalam dua set langsung dengan skor 6-2, 7-6 (7-2), Minggu (6/7/2026), sekaligus memastikan tiket ke perempat final.

Kemenangan ini menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di turnamen tahun ini. Sebelum pertandingan, Sabalenka dijagokan sebagai kandidat terkuat juara setelah tersingkirnya juara bertahan Iga Swiatek dan unggulan kedua Elena Rybakina.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Atmosfer di Centre Court All England Club semakin bergemuruh ketika Osaka unggul 5-1 pada tie-break set kedua. Ribuan penonton menyadari bahwa petenis asal Jepang itu hanya tinggal selangkah lagi menyingkirkan petenis nomor satu dunia.

Osaka Akhiri Dominasi Sabalenka

Hasil tersebut sekaligus memutus dominasi Sabalenka yang selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir mereka musim ini, termasuk di Prancis Terbuka 2026.

Tak hanya itu, Sabalenka juga datang dengan sederet catatan impresif. Juara Grand Slam empat kali itu selalu mencapai perempat final atau lebih dalam 14 turnamen Grand Slam terakhir, mencatat 21 kemenangan beruntun dalam tie-break Grand Slam, serta belum pernah kalah dalam dua set langsung di ajang Grand Slam sejak US Open enam tahun lalu.

Namun seluruh statistik itu runtuh di tangan Osaka.

Petenis berusia 28 tahun tersebut tampil tenang sejak awal pertandingan. Servis keras dan pukulan datar yang menjadi ciri khasnya mampu mendominasi permainan hingga membuat Sabalenka kesulitan mengembangkan strategi.

“Saya hanya fokus pada kelebihan yang saya miliki. Di lapangan rumput, servis menjadi senjata penting dan saya berusaha mengambil alih reli sejak awal. Hari ini semuanya berjalan dengan sangat baik,” ujar Osaka usai pertandingan.

Baca Juga  Persija Kukuh di Posisi Tiga usai Bungkam Persik Kediri 3-1

Ia mengaku sengaja tidak memikirkan skor dan memilih fokus pada setiap poin agar tidak mengulangi kesalahan saat menghadapi Sabalenka di Madrid awal tahun ini.

Momentum Osaka Terus Berlanjut

Performa Osaka di lapangan rumput memang terus meningkat sepanjang musim 2026. Setelah sebelumnya kesulitan bermain di Wimbledon, ia berhasil mencapai final turnamen Bad Homburg sebelum mundur sebagai langkah pencegahan akibat cedera ringan pada kaki.

Kepercayaan diri tersebut terbawa ke Wimbledon. Hingga babak perempat final, Osaka belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.

Kemenangan atas Sabalenka juga menjadi kemenangan pertamanya atas petenis nomor satu dunia sejak mengalahkan Ashleigh Barty pada 2019. Bahkan, hasil ini dinilai sebagai pencapaian terbesar Osaka sejak kembali bertanding setelah cuti melahirkan pada awal 2024.

Peluang Juara Wimbledon Semakin Terbuka

Tersingkirnya Sabalenka membuat persaingan menuju gelar juara Wimbledon 2026 semakin sulit diprediksi.

Seluruh tiga unggulan teratas telah gugur, begitu pula seluruh mantan juara Wimbledon yang tampil tahun ini. Kondisi tersebut membuka peluang bagi petenis lain untuk meraih gelar perdana di All England Club.

Di babak perempat final, Osaka akan menghadapi unggulan ke-10 Karolina Muchova. Kedua petenis sama-sama berambisi menembus semifinal Wimbledon untuk pertama kalinya sepanjang karier.

Rekor pertemuan keduanya juga sangat berimbang, yakni 3-3.

“Muchova adalah pemain yang luar biasa. Setiap kali kami bertemu selalu berlangsung sengit. Saya hanya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan memberikan permainan terbaik,” kata Osaka.

Sabalenka Pilih Beristirahat

Kekalahan tersebut membuat Sabalenka mengaku sangat kecewa. Meski tetap memberikan apresiasi atas permainan Osaka, ia menilai lawannya tampil di level terbaik sehingga sulit dibendung.

“Saya memang tidak memainkan tenis terbaik hari ini, tetapi Osaka tampil luar biasa. Saya sudah mencoba semaksimal mungkin,” ujar Sabalenka.

Baca Juga  Alexander Zverev Juara French Open 2026, Akhiri Penantian Gelar Grand Slam Pertama

Setelah tersingkir dari Wimbledon, petenis Belarus itu berencana beristirahat sejenak sebelum memulai persiapan menghadapi musim lapangan keras, termasuk mempertahankan gelar juara US Open.

Dengan hasil ini, Wimbledon dipastikan kembali melahirkan juara tunggal putri baru. Turnamen edisi 2026 menjadi tahun kesembilan secara beruntun yang menghadirkan kampiun baru di sektor putri.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *