Dalam Negeri

Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara di Kampar, Lepas Distribusi 80 Ton Pupuk untuk Petani Riau

×

Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara di Kampar, Lepas Distribusi 80 Ton Pupuk untuk Petani Riau

Sebarkan artikel ini
Kapolri meninjau pabrik pupuk batu bara di Kampar, Riau, sekaligus melepas distribusi 80 ton pupuk Futuraplus Presisi kepada kelompok tani sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Example 468x60

Kampar, Jatim Mandiri – Kapolri melakukan kunjungan kerja ke pabrik pupuk batu bara milik PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan inovasi teknologi di sektor pertanian.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dalam agenda tersebut, Kapolri meninjau langsung proses operasional pabrik sekaligus menyaksikan penyerahan bantuan pupuk batu bara secara simbolis kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PT Bursa Tani Futura Andyta untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan petani.

Bantuan Pupuk Batu Bara untuk Lima Kelompok Tani

Lima kelompok tani penerima bantuan berasal dari Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pelalawan, Kecamatan Tambang di Kabupaten Kampar, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak.

Bantuan pupuk tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi pemupukan modern bagi petani di wilayah masing-masing.

Distribusi 80 Ton Pupuk Jadi Simbol 80 Tahun Polri

Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian adalah pelepasan (flag off) distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi menuju kelompok-kelompok tani di berbagai daerah di Provinsi Riau.

Jumlah 80 ton dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat. Langkah tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata melalui berbagai program yang mendukung ketahanan pangan nasional.

Distribusi pupuk ini diharapkan mampu membantu petani memperoleh akses terhadap pupuk berkualitas sehingga dapat meningkatkan produktivitas lahan, menekan biaya produksi, serta menghasilkan panen yang lebih optimal.

Kolaborasi Polri dan PT Bursa Tani Futura Andyta

Kerja sama Polri dengan PT Bursa Tani Futura Andyta diwujudkan melalui pengembangan produk Futuraplus Presisi, yaitu pupuk batu bara dengan formulasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani binaan Polri.

Baca Juga  Kompolnas dan Polri Akselerasi Reformasi Kelembagaan Melalui Rakorwas 2026

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat.

Produk Pupuk Batu Bara Tembus Pasar Internasional

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, PT Bursa Tani Futura Andyta juga telah memperluas pasar ke luar negeri.

Perusahaan tersebut telah membangun fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria. Produk pupuk buatannya juga telah diekspor ke sejumlah negara, antara lain Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana.

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pupuk karya anak bangsa memiliki daya saing di pasar global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi pertanian.

Dukung Industri Nasional dan Ketahanan Pangan

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga memberikan dukungan terhadap pengembangan industri nasional berbasis inovasi dan pemanfaatan sumber daya domestik.

Penggunaan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas nasional sekaligus menghadirkan solusi bagi sektor pertanian melalui produk yang dapat membantu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman.

Melalui penyerahan bantuan dan pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara kepada kelompok tani di Riau, Polri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda strategis pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat langsung bagi petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan Indonesia.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *